Home » 2017 » July » 20

Daily Archives: July 20, 2017

SP Tugas Pertemuan 5

I.  Bacalah materi Pertemuan 5, kemudian berilah rangkuman atau ringkasan dari materi tersebut.

II. 1.  Setiap individu pasti mempunyai pandangan hidup. Jelaskan apa pengertian dari pandangan hidup!

2.  Sebutkan 3 macam klasifikasi pandangan hidup berdasarkan asalnya?

3.  Pada dasarnya pandangan hidup memiliki 4 unsur, tuliskan ke-4 unsur tersebut ?

4.  Sebutkanlah urutan langkah-langkah dalam melaksanakan pandangan hidup yang baik?

5.  Jelaskan pengertian harapan?

6.  Jelaskan apa yang mendorong manusia mempunyai harapan!

7.  Jelaskan persamaan dan perbedaan antara harapan dan cita-cita ?

8.  Jelaskan pendapat menurut Abraham Maslow mengenai kodrat harapan manusia?

9.  Jelaskan arti penting pandangan hidup bagi bangsa Indonesia!

10. Jelaskan kedudukan dan fungsi Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa!

SELAMAT MENGERJAKAN!.

STATUS – 100% Tercapai

KETERANGAN – Saya sudah mengerjakan soal Pertemuan 5

PEMBUKTIAN –

I.

Pandangan hidup adalah hasil dari pemikiran dan pengalaman yang berupa nilai-nilai kehidupan yang memberi manfaat, sehingga dijadikan pegangan, pedoman, pengarahan, atau petunjuk hidup. Dilihat dari segi pola kehidupan masyarakat, pandangan hidup dibagi menjadi dua, yaitu pandangan hidup tradisional dan pandangan hidup modern. Pandangan hidup tradisional merupakan gambaran pola hidup berdasarkan norma-norma kehidupan tradisional. Sedangkan pandangan hidup modern didasarkan atas kekuasaan yang intinya kekuatan dan paksaan.

Pandangan hidup sangat bermanfaat bagi kehidupan individu, masyarakat, atau negara. Segala perbuatan, sikap, dan aturan yang diwujudkan dalam berbagai bentuk, merupakan refleksi dari pandangan hidup yang telah dirumuskan. Pandangan hidup sering disebut filsafat hidup. Filsafat hidup sendiri diarti-konkritkan sebagai kecintaan atau kebenaran yang bisa dicapai oleh siapapun. Pandangan hidup tiap orang bisa berbeda bisa juga sama dan dari perbedaan itulah terdapat pengklasifikasian tentang asal dari pandangan hidup tersebut.

Pandangan hidup dapat diklasifikasikan sebagai berikut :

1.  Pandangan hidup berasal dari agama merupakan pandangan hidup yang mutlak kebenarannya

2.  Pandangan hidup ideologi merupakan pandangan hidup yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma negara tersebut.

3.  Pandangan hidup hasil renungan merupakan pandangan hidup yang relatif kebenarannya.

Pandangan hidup pada dasarnya memiliki unsur-unsur, yaitu cita-cita, kebajikan, usaha, keyakinan. Cita-cita adalah sesuatu yang ingin digapai oleh manusia melalui usaha. Kebajikan dalam hal ini, adalah nilai yang menjadi patokan usaha yang harus ditempuh untuk menggapai cita-cita. Usaha adalah hal-hal yang diupayakan sebaik mungkin untuk menggapai cita-cita yang harus dilandasi oleh keyakinan.

Setiap orang, baik dari tingkatan yang paling rendah sampai dengan tingkatan yang paling tinggi, mempunyai cita-cita hidup. Hanya kadar cita-citanya sajalah yang berbeda. Bagi orang yang kurang kuat imannya ataupun kurang luas wawasannya, apabila gagal mencapai cita-cita, tindakannya biasanya mengarah pada hal-hal yang bersifat negatif.

II.

1. Setiap individu pasti mempunyai pandangan hidup. Jelaskan apa pengertian dari pandangan hidup!

Setiap manusia mempunyai pandangan hidup. Pandangan hidup itu bersifat kodrati. Karena itu menentukan masa depan seseorang. Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasaikan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya. Pandangan Hidup merupakan suatu dasar atau landasan untuk membimbing kehidupan jasmani dan rohani. Pandangan hidup ini sangat bermanfaat bagi kehidupan individu, masyarakat, atau negara. Semua manusia pasti mempunyai suatu pandangan hidup sendiri – sendiri dan kemungkinan berbeda antara yang satu dengan yang lainnya.

2. Sebutkan 3 macam klasifikasi pandangan hidup berdasarkan asalnya?

  • Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya.
  • Pandangan hidup yang berupa ideology yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada Negara tersebut.
  • Pandangan hidup hasil renungan yakni pandangan hidup yang relative kebenarannya.

3. Pada dasarnya pandangan hidup memiliki 4 unsur, tuliskan ke-4 unsur tersebut ?

  • Cita-cita adalah sesuatu yang ingin digapai oleh manusia melalui usaha.
  • Kebajikan adalah nilai yang menjadi patokan usaha yang harus ditempuh untuk menggapai cita-cita.
  • Usaha adalah hal-hal yang diupayakan sebaik mungkin untuk menggapai cita-cita yang harus dilandasi oleh keyakinan.
  • Keyakinan diukur dengan daya pikir akal, jasmani, dan sikap maupun rasa kepada Tuhan.

4. Sebutkanlah urutan langkah-langkah dalam melaksanakan pandangan hidup yang baik?

  • Mengenal
  • Mengerti
  • Menghayati
  • Meyakini
  • Mengabdi

5.  Jelaskan pengertian harapan?

Bentuk dasar dari kepercayaan akan sesuatu yang diinginkan akan didapatkan atau suatu kejadian akan bebuah kebaikan di waktu yang akan datang. Pada umumnya harapan berbentuk abstrak, tidak tampak, namun diyakini bahkan terkadang, dibatin dan dijadikan sugesti agar terwujud. Namun adakalanya harapan tertumpu pada seseorang atau sesuatu. Pada praktiknya banyak orang mencoba menjadikan harapannya menjadi nyata dengan cara berdoa atau berusaha.

6.  Jelaskan apa yang mendorong manusia mempunyai harapan!

Penyebab manusia mempunyai harapan adalah dorongan kodrat manusia sebagai makhluk sosial. Dorongan kodrat adalah sifat,keadaan atau pembawaan alamiah sejak manusia di ciptakan. Dorongan itulah yang menyebabkan manusia mempunyai bermacam-macam kebutuhan hidup dan untuk memenuhinya manusia harus bekerja sama dengan orang lain.

Tidak hanya orang yang masih hidup saja yang mempunyai harapan,orang yang sudah meninggal pun mempunyai harapan,biasanya berupa pesan-pesan kepada ahli waris nya.Tentang besar kecilnya harapan seseorang dapat di tentukan oleh kepribadian orang itu sendiri.Untuk itu dengan memiliki kepribadian yang kuat kita akan dapat mengontrol harapan se efektif dan se efisien mungkin sehingga hasilnya tidak merugikan dirinya sendiri dan orang lain untuk masa kini dan masa yang akan datang.

7.  Jelaskan persamaan dan perbedaan antara harapan dan cita-cita ?

Harapan dan cita-cita terdapat persamaan yaitu : keduanya menyangkut masa depan karena belum terwujud, pada umumnya dengan cita-cita maupun harapan orang menginginkan hal yang lebih baik atau meningka

Perbedaan : Cita-cita adalah sesuatu yang diinginkan (berharap) tapi belum tercapai, sedangkan harapan adalah keinginan supaya sesuatu terjadi.

8.  Jelaskan pendapat menurut Abraham Maslow mengenai kodrat harapan manusia?

  • Kelangsungan   hidup  (survival)
  • Keamanan  ( safety)
  • Hak  dan  kewajiban  mencintai  dan  dicintai  (beloving  and love)
  • Diakui  lingkungan  (status)
  • Perwujudan   cita-cita (self actualization)

9.  Jelaskan arti penting pandangan hidup bagi bangsa Indonesia!

Arti penting pandangan hidup bagi bangsa indonesia adalah sebagai pegangan dan pedoman hidup bagi seluruh rakyat indonesia, serta sebagai pemecah masalah-masalah politik agar tidak menimbulkan perpecahan.

10. Jelaskan kedudukan dan fungsi Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa!

  • Kedudukan pancasila adalah sebagai dasar negara.
  • fungsinya adalah sebagai pandangan hidup, keperibadian bangsa, sumbar dasar hukum, dan perjanjian luhur

 

SP Tugas Pertemuan 4

Pertanyaan :
Bacalah materi Pertemuan 3, kemudian berilah rangkuman atau ringkasan dari materi tersebut.

1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan manusia sebagai makhluk individu, dan manusia sebagai makhluk sosial.

2. Bagaimana kemajemukan dalam dinamika sosial budaya?

3. Samakah antara perubahan sosial dengan perubahan kebudayaa/budaya? Jelaskan dan berilah contoh-contoh yang mendukung jawaban Saudara

4. Jelaskan tentang hubungan perubahan sosial dengan pembangunan sosial budaya !

5. Apa yang anda ketahui tentang perubahan sosial secara revolusi. Jelaskan!

SELAMAT MENGERJAKAN!.

Status: 100%

Keterangan: Saya sudah mengerjakan

Pembuktian:

I.

Kebudayaan merupakan sesuatu yang mempunyai dinamika dan gerak. Kebudayaan itu tidak statis karena dapat disesuaikan dengan waktu dan manusia. Seperti kita ketahui bahwa waktu itu terus berjalan dan manusia terus berusaha mengikuti waktu yang terus berjalan tersebut. Apabila manusia tidak dapat mengikuti waktu yang terus berjalan, manusia akan punah disebabkan tidak dapat melewati proses seleksi alam. Kebudayaan berasal dari tingkah laku manusia. Jadi apabila manusia terus berkembang mengikuti perubahan zaman, maka kebudayaan pun ikut berubah. Kita memiliki tiga masa, yaitu masa lalu, masa kini, dan masa depan.

Dampak Positif Dan Negatif Masuknya Budaya Asing

Di Indonesia Indonesia adalah Negara yang terletak pada jalur perdagangan Internasional, hal ini menyebabkan budaya-budaya asing masuk ke Indonesia. Kebudayaan asingbbhu masuk ke Indonesia memang tidak dapat dibendung lagi karena dampak dari globalisasi dunia. Namun, hal ini tidak serta merta masuk ke dalam masyarakat tanpa ada saringan atau filter karena tidak semua kebudayaan asing memiliki dampak positif terhadap kehidupan masyarakat. Budaya merupakan suatu cerminan hidup suatu negara. Setiap negara mempunyai cerminan atau budaya tersendiri dalam lika-liku di kehidupannya masing masing. Budaya juga merupakan warisan dari generasi ke generasi.

Antisipasi Dampak Negatif Budaya Asing Mengatasi dampak negatif budaya asing dibutuhkan dukungan pemerintah, tokoh masyarakat serta masyarakat itu sendiri untuk mengendalikan kondisi moral agar tetap berada pada nilai-nilai luhur bangsa Indonesia. Pemerintah diharapkan melakukan konsepsi penanggulangan dampak negatif globalisasi pada nilai-nilai budaya bangsa, untuk direalisasikan dalam kebijakan, strategi dan usaha yang bisa diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Masyarakat pun dapat berperan serta dalam mengendalikan arus globalisasi ini, diantaranya dengan langkah-langkah berikut : Menumbuhkan semangat nasionalisme yang tangguh, seperti semangat mencintai produk dalam negeri. Menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dengan sebaik-baiknya. Menanamkan dan melaksanakan ajaran agama dengan sebaik-baiknya. Mewujudkan supremasi hukum, menerapkan dan menegakkan hukum dalam arti sebenar-benarnya dan seadil-adilnya. Selektif terhadap pengaruh globalisasi di bidang politik, ideologi, ekonomi, sosial budaya bangsa.

Seni adalah manifestasi keindahan manusia yang diungkapkan melalui penciptaan suatu karya seni dan pertunjukan. Seni lahir bersama dengan kelahiran manusia. Keduanya erat berhubungan dan tidak dapat dipisahkan karena kebutuhan akan seni mempunyai peranan yang amat penting untuk mencari kekuatan di luar dirinya yang bersifat magis, sakral dan religius, sehingga peranan seni telah masuk ke dalam berbagai segi kehidupan manusia. Seni dalam bahasa Sanskerta disebut cilpa. Sebagai kata sifat, cilpa berarti berwarna, dan kata jadiannya su-cilpa berarti dilengkapi dengan bentuk-bentuk yang indah atau dihiasi dengan indah. Sebagai kata benda ia berarti pewarnaan, yang kemudian berkembang menjadi segala macam kesenian yang artistik.

Suatu karya artistik selalu bersifat sosial. Kehadiran suatu karya seni selalu mengandaikan kehadiran suatu masyarakat yang berjiwa kreatif, dinamis, dan agung. Suatu karya seni tidak saja melambangkan kehadiran sang artis, seniman yang menciptakannya, melainkan melambangkan juga kehadiran masyarakat dimana sang artis itu berada dan berkarya. Sejenius apapun seorang artis, ia hanya dapat berkarya dalam suatu konteks sosial, dalam suatu lingkungan masyarakat. Suatu karya seni memiliki nilai sosial apabila: a. dapat mempengaruhi tingkah laku atau tindakan masyarakat secara kolektif; b. diciptakan untuk dilihat dan digunakan dalam suasana umum; c. mencetuskan atau melukiskan aspek-aspek eksistensi yang bersifat sosial atau kolektif sebagai kebalikan dari sesuatu pengalaman individual.

 

II.

1.  Jelaskan apa yang dimaksud dengan manusia sebagai makhluk individu, dan manusia sebagai makhluk sosial.

Manusia sebagai makhluk individu artinya tiap manusia berhak atas milik pribadinya sendiri dan bisa disesuaikan dengan lingkungan sekitar.

Manusia sebagai makhluk sosial artinya manusia membutuhkan orang lain dan lingkungan sosialnya sebagai sarana untuk bersosialisasi dan berinteraksi.

2. Bagaimana kemajemukan dalam dinamika sosial budaya?

Secara horizontal, masyarakat majemuk, dikelompokkan berdasarkan:
1. Etnik dan ras atau asal usul keturunan.
2. Bahasa daerah.
3. Adat Istiadat atau perilaku.
4. Agama.
5. Pakaian, makanan, dan budaya material lainnya.

Secara vertical, masyarakat majemuk dikelompokkan berdasarkan:
1. Penghasilan atau ekonomi.
2. Pendidikan.
3. Pemukiman.
4. Pekerjaan.
5. Kedudukan social politik.
Keragaman atau kemajemukkan, masyarakat terjadi karena unsur-unsur seperti ras, etnik, agama, pekerjaan (profesi), penghasilan, pendidikan, dan sebagainya.

3. Samakah antara perubahan sosial dengan perubahan kebudayaa/budaya? Jelaskan  dan  berilah  contoh-contoh  yang  mendukung jawaban Saudara ?

Perubahan yang dikehendaki atau yang direncanakan merupakan perubahan yang telah diperkirakan atau direncanakan terlebih dahulu oleh pihak-pihak yang hendak melakukan perubahan di masyarakat. Pihak-pihak tersebut dinamakan agent of change, yaitu seseorang atau sekelompok orang yang mendapat kepercayaan masyarakat untuk memimpin satu atau lebih lembaga-lembaga kemasyarakatan yang bertujuan untuk mengubah suatu sistem sosial. Contoh perubahan yang dikehendaki adalah pelaksanaan pembangunan atau perubahan tatanan pemerintahan, misalnya perubahan tata pemerintahan Orde Baru menjadi tata pemerintahan Orde Reformasi. Perubahan yang tidak dikehendaki atau yang tidak direncanakan merupakan perubahan yang terjadi di luar jangkauan pengawasan masyarakat dan dapat menyebabkan timbulnya akibat-akibat sosial yang tidak diharapkan.
Contoh perubahan yang tidak dikehendaki atau tidak direncanakan adalah munculnya berbagai peristiwa kerusuhan menjelang masa peralihan tatanan Orde Lama ke Orde Baru dan peralihan tatanan Orde Baru ke Orde Reformasi.

4. Jelaskan tentang hubungan perubahan sosial dengan pembangunan sosial budaya !

Perubahan Sosial Dan Pembangunan
1. Perubahan Sosial
a. Pengertian dan Cakupan Perubahan Sosial
Perubahan sosial merupakan gejala yang melekat disetiap masyarakat. Perubahan-perubahan yang terjadi di dalam masyarakat akan menimbulkan ketidaksesuaian antara unsur-unsur sosial yang ada didalam masyarakat, sehingga menghasilkan suatu pola kehidupan yang tidak sesuai fungsinya bagi masyarakat yang bersangkutan.
Suatu masyarakat yang telah mencapai peradaban tertentu, berarti telah mengalami evolusi kebudayaan yang lama dan bermakna sampai tahap tertentu yang diakui tingkat IPTEK dan unsur budaya lainnya. Dengan demikian, masyarakat tadi telah mengalami proses perubahan sosial yang berarti, sehingga taraf kehidupannya makin kompleks. Proses tersebut tidak terlepas dari berbagai perkembangan, perubahan, dan pertumbuhan yang meliputi aspek-aspek demografi, ekonomi, organsisasi, politik, IPTEK dan lainnya. Menurut Nursid Sutmaatmadja “ perubahan segala aspek kehidupan, tidak hanya dialami, dihayati dan dirasakan oleh anggota masyarakat. Melainkan telah diakui serta didukungnya. Jika proses tersebut telah terjadi demikian maka dapat dikatakan bahwa masyarakat tersebut telah mengalami “perubahan sosial”. Pada masyarakat tersebut, struktur, organisasi, dan hubungan sosial telah mengalami perubahan. Dapat disimpulkan bahwa perubahan sosial mencngkup tiga hal yaitu:
1) Perubahan struktur dalam sosial
2) Perubahan organisasi sosial.
3) Perubahan hubungan sosial.

5. Apa yang anda ketahui tentang perubahan sosial secara revolusi. Jelaskan!

Revolusi adalah perubahan sosial dan masyarakat yang berlangsung secara cepat dan menyangkut dasar atau pokok-pokok kehidupan masyarakat. Di dalam revolusi, perubahan yang terjadi dapat direncanakan atau tanpa direncanakan terlebih dahulu dan dapat dijalankan tanpa kekerasan atau melalui kekerasan. Ukuran kecepatan suatu perubahan sebenarnya relatif karena revolusi pun dapat memakan waktu lama. Misalnya revolusi industri di Inggris yang memakan waktu puluhan tahun, namun dianggap ‘cepat’ karena mampu mengubah sendi-sendi pokok kehidupan masyarakat —seperti sistem kekeluargaan dan hubungan antara buruh dan majikan— yang telah berlangsung selama ratusan tahun

 

SP Tugas Pertemuan 3

PERTANYAAN –

  1.    Bacalah materi Pertemuan 3, kemudian berilah rangkuman atau ringkasan dari materi tersebut.
  2.   1.  Mengapa manusia berbudayan?
  3.  Apakah kebudayaan sama dengan peradaban? Jelaskan dengan contoh-contoh .
  4.  Apakah yang dimaksud dengan karya dalam kebudayaan?
  5.  Mengapa kebudayaan mengalami perubahan?
  6.  Dalam proses menerima unsur budaya dari luar, ada upaya seleksi. Apakah tujuan proses seleksi itu?
  7.  Jelaskan dampak positif dan negatif kebudayaan asing yang masuk ke Indonesia, sertakan dengan contoh yang terjadi disekitar kita !
  8.  Apa alasan masyarakat mau menerima perubahan? Apa saja contoh-contoh nyata perubahan sosial
  9.   Gambarkan dan beri contoh bahwa suatu penemuan baru dapat mengakibatkan perubahan dalam bidang-bidang lain!

SELAMAT MENGERJAKAN DAN TERIMA KASIH.

STATUS – 100% Tercapai

KETERANGAN – Saya sudah mengerjakan soal Pertemuan 3

PEMBUKTIAN –

I.

Aspek Objektif dan Aspek Subyektif Kebudayaan

Sejumlah ahli kebudayaan membedakan dua unsur kebudayaan, yaitu kebudayaan subjektif dan kebudayaan objektif. Kebudayaan subjektif adalah faktor nilai, idealisme, dan perasaan yang bila disimpulkan dapat disebut sebagai sebuah faktor batin dalam kebudayaan. Sedangkan, kebudayaan objektif adalah faktor lahiriah dari sebuah kebudayaan, yang berupa teknik pengajaran, lembaga sosial, seni rupa, seni suara, seni sastra, upacara budi bahasa.

Aspek subjektif merupakan suatu aspek dari kebudayaan yang mencakup dari segi perasaan manusia dan kesempurnaan batin atau aspek batin dari manusia. Aspek batin ini memperkaya budaya manusia, memacu dinamika akal, membentuk rasa dan karsa. Budaya objektif berasal dari budaya subjektif sebab akal budi manusia berhadapan dengan rangsangan indra, contohnya: manusia ingin mengatur pengindraan dalam pengertian sebab-akibat, dan mencari asas-asas umum. Karena itu sebab-sebab simbolis atau yang bersifat mistis akan diarahkan ke sebab-sebab yang dapat diverifikasi.

Aspek objektif merupakan suatu aspek kebudayaan yang mencakup aspek benda atau sesuatu yang berhubungan dengan benda atau kebendaan yang merupakan hasil karya manusia. Kedua aspek budaya ini saling berkaitan satu sama lain, menyatu dalam pembentukan kebudayaan, sehingga aspek batin memperkaya aspek lahir.

Ada beberapa pendapat ahli yang mengemukakan mengenai komponen atau unsur kebudayaan, antara lain sebagai berikut:

Melville J. Herskovits menyebutkan kebudayaan memiliki 4 unsur pokok, yaitu:

1. alat-alat teknologi,

2. sistem ekonomi,

3. keluarga, dan

4. kekuasaan politik.

Bronislaw Malinowski mengatakan ada 4 unsur pokok yang meliputi:

1. sistem norma yang memungkinkan kerja sama antara para anggota masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan alam sekelilingnya;

2. organisasi ekonomi;

3. alat-alat dan lembaga-lembaga atau petugas-petugas untuk pendidikan (keluarga adalah lembaga pendidikan utama);

4. organisasi kekuatan (politik).

Unsur-unsur kebudayaan universal ada tujuh, yaitu:

1. Sistem kepercayaan (sistem religi)

2. Nilai

3. Norma dan Sanksi

4. Teknologi

5. Simbol

6. Bahasa

7. Kesenian.

Secara umum wujud kebudayaan dapat juga dibagi atas empat yaitu:

a. wujud kebudayaan sebagai suatu ide-ide, cita-cita, rencana-rencana, gagasan-gagasan, keinginan, kemauan. Ini adalah wujud ideal yang berfungsi memberi arah pada tingkah laku manusia di dalam di kehidupannya.

b. wujud kebudayaan sebagai nilai-nilai, norma-norma, peraturan, pedoman, cara-cara dan sebagainya. Ini adalah wujud yang berfungsi mengatur, mengendalikan dan penunjuk arah pada tingkah laku manusia di dalam bermasyarakat.

c. wujud kebudayaan suatu kompleks aktivitas serta tindakan berpola dari manusia. Wujud ini disebut juga sistem sosial yaitu sistem yang mengatur, menata aktivitas-aktivitas manusia dalam berinteraksi, bergaul.

d. wujud kebudayaan benda-benda hasil karya manusia. Wujud kebuda-yaan ini merupakan benda-benda yang dapat diraba, dilihat melalui pancaindra, seperti mobil, kapal dsbnya.

Koentjaraningrat merangkum pengertian kebudayaan dalam tiga wujudnya, yaitu kebudayaan sebagai wujud ideal, sistim sosial (social system atau cultural system), dan kebudayaan fisik (artifact), yaitu:

1. Wujud ideal adalah kebudayaan sebagai suatu kompleks dari ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan, dan sebagainya.

2. Wujud kebudayaan sebagai suatu kompleks aktivitas serta tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat.

3. Wujud kebudayaan sebagai benda-benda hasil karya manusia (artifact).

 

II.

1.  Mengapa manusia berbudayan?

Manusia disebut sebagai mahluk berbudaya karena manusia memiliki akal dan budi atau pikiran dan perasaan. Dengan akal dan budi manusia berusaha terus menciptakan benda-benda baru untuk memenuhi tuntutan jasmani dan rohani yang akhirnya menimbulkan kebahagiaan. Kebahagiaan bagi manusia sesuatu yang baik, benar dan adil.

Manusia sebagai makhluk yang berbudaya tidak lain adalah makhluk yang senantiasa mendayagunakan akal budinya untuk menciptakan kebahagiaan, karena yang membahagiakan hidup manusia itu hakikatnya sesuatu yang baik, benar dan adil, maka hanya manusia yang selalu berusaha menciptakan kebaikan, kebenaran dan keadilan sajalah yang berhak menyandang gelar manusia berbudaya.
Berbudaya merupakan ciri khas kehidupan manusia yang membedakannya dari mahluk lain. Manusia dilahirkan dalam suatu budaya tertentu yang mempengaruhi kepribadiannya. Pada umumnya manusia sangat peka terhadap budaya yang mendasari sikap dan perilakunya.

Kebudayaan merupakan induk dari berbagai macam pranata yang dimiliki manusia dalam hidup bermasyarakat. Etika merupakan bagian dari kompleksitas unsur-unsur kebudayaan. Ukuran etis dan tidak etis merupakan bagian dari unsur-unsur kebudayaan. Manusia membutuhkan kebudayaan, yang didalamnya terdapat unsur etika, untuk bisa menjaga kelangsungan hidup. Manusia yang berbudaya adalah manusia yang menjaga tata aturan hidup. Selain didasarkan pada etika, berbudaya juga terkandung estetika di dalamnya. Jika etika menyangkut analisis dan penerapan konsep seperti benar, salah, baik, buruk, dan tanggung jawab, estetika membahas keindahan, bagaimana ia bisa terbentuk, dan bagaimana seseorang bisa merasakannya.

 

2.  Apakah kebudayaan sama dengan peradaban? Jelaskan dengan contoh-contoh

Pengertian Kebudayaan suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dan banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, ada istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni.

Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. Budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia.

Contoh Kebudayaan adalah makanan, minuman, pakaian dan berbagai hal yang memiliki kecenderungan untuk berkembang.

Pengertian Peradaban adalah istilah deskriptif yang relatif dan kompleks untuk pertanian dan budaya kota. Peradaban dapat dibedakan dari budaya lain oleh kompleksitas dan organisasi sosial dan beragam kegiatan ekonomi dan budaya.

Contoh peradaban adalah bangunan monumental seperti Borobudur, Piramida, Tembok Besar Cina.

3.  Apakah yang dimaksud dengan karya dalam kebudayaan?

Wujud kebudayaan sebagai benda-benda hasil karya manusia.

4.  Mengapa kebudayaan mengalami perubahan?

Faktor intern merupakan faktor yang berasal dari masyarakat itu sendiri yang menyebabkan perubahan kebudayaan, yang diantaranya:

  1. Perubahan penduduk, seperti: Kelahiran, Kematian, dan Migrasi.
  2. Adanya penemuan baru, seperti: Adanya ide atau alat baru yang sebelumnya belum pernah ada (Discovery), Penyempurnaan penemuan baru (Invention), dan Proses pembaharuan atau melengkapi atau mengganti yang telah ada (Innovation).
  3. Konflik yang terjadi di dalam masyarakat. Konflik dapat merubah kepribadian orang-orang yang terlibat di dalamnya, misalnya menjadi pendiam, murung, tidak mau bergaul, atau bahkan berusaha memperbaiki keadaan tersebut supaya menjadi lebih baik.
  4. Pemberontakan atau revolusi. Hal ini menyebabkan perubahan pada struktur pemerintahan pada suatu negara.

Faktor ekstern merupakan faktor yang berasal dari luar masyarakat melalui interaksi sosial yang mendorong terjadinya suatu perubahan kebudayaan, yang diantaranya:

  1. Peperangan. Hal ini dapat menyebabkan perubahan yang mendasar pada suatu negara baik seluruh wujud budaya (sistem budaya, sistem sosial, dan unsur-unsur budaya fisik) maupun seluruh unsur budaya (sistem pengetahuan, teknologi, ekonomi, bahasa, kesenian, sistem religi, dan kemasyarakatan). Biasanya akibat ini lebih berpengaruh kepada negara yang kalah.
  2. Perubahan alam. Pada zaman sekarang sebagian besar hal ini disebabkan oleh tindakan manusia sendiri yang menyebabkan kerusakan alam, seperti mebuang sampah sembarangan, penebangan liar, pembangunan terus menerus di lahan pertanian, dan masih banyak lagi. Hal ini dapat merugikan manusia sendiri seperti kehilangan keluarga, tempat tinggal, harta benda, dan sarana umum lainnya.
  3. Pengaruh budaya lain, seperti: Penyebaran kebudayaan (Difusi), Pembauran antar budaya yang masih terlihat masing-masing sifat khasnya (Akulturasi), dan Pembauran antar budaya yang menghasilkan budaya yang baru tanpa terlihat budaya yang lama sama sekali (Asimilasi).

5.  Dalam proses menerima unsur budaya dari luar, ada upaya seleksi. Apakah tujuan proses seleksi itu?

Menurut Koentjaraningrat akulturasi adalah proses sosial yang timbul apabila suatu kelompok manusia dengan suatu kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur-unsur kebudayaan asing sedemikian rupa sehingga unsur-unsur kebudayaan asing itu lambat laun diterima dan diolah ke dalam kebudayaan sendiri tanpa menyebabkan hilangnya kebudayaan lokal itu sendiri.

6.  Jelaskan dampak positif dan negatif kebudayaan asing yang masuk ke Indonesia, sertakan dengan contoh yang terjadi disekitar kita ?

Menurut Soerjono Soekanto  (1990) masuknya budaya asing ke indonesia mempunyai pengaruh yang sangat peka serta memiliki dampak  positif dan negatif.

1 – Dampak Positif
Modernisasi yang terjadi di Indonesia yaitu pembangunan yang terus berkembang di Indonesia dapat merubah perekonomian indonesia dan mencapai tatanan kehidupan bermasyarakat yang adil, maju, dan makmur. Hal tersebut dihaarapkan akan mewujudkan kehidupan masyarakat yang sejahtera baik batin, jasmani dan rohani.

2 – Dampak Negatif
Budaya yang masuk ke Indonesia seperti cara berpakaian, etika, pergaulan dan yang lainnya sering menimbulkan berbagai masalah sosial diantaranya;  kesenjangan sosial ekonomi, kerusakan lingkungan hidup, kriminalitas, dan kenakalan remaja.

  1. a)    Kesenjangan Sosial Ekonomi
    Kesenjangan sosial ekonomi adalah suatu keadaan yang tidak seimbang di bidang sosial dan ekonomi dalam kehidupan masyarakat. Artinya ada jurang pemisah yang lebar antara si kaya dan si miskin, akibat tidak meratanya pembangunan. Apabila jurang pemisah ini tidak segera
    ditanggulangi dan menimbulkan kecemburuan masyarakat sosial yang dapat menyebabkan keresahan dalam massyarakat. Kesenjangan sosial itu sendiri akan mengakibatkan hal- hal berikut ini:
    Lahirnya kelompok kelompok sosial tertentu seperti adanya pengamen yang banyak berkeliaran di jalanan yang menyebabkan masyarakat terganggu dan keberadaan pengamen tersebut sering menimbulkan masalah yang dapat meresahkan masyarakat sekitar disamping  itu  juga terdapat kelompok pengangguran yang semakin hari semakin meningkat jumlahnya dan  jika tidak dtanggulangi secara cepat maka akan menimbulkan kasus atau kriminalitas
  2. b)    Kerusakan Lingkungan Hidup
    Pencemaran yang terjadi di lingkungan masyarakat menimbulkan dampak  sebagai berikut:
    Polusi udara, menyebabkan sesak nafas,mata pedih, dan pandangan     mata kabur.
    •    Polusi tanah, menyebabkan lahan pertanian menjadi rusak.
    •    Polusi air, menyebabkan air tidak bersih dan tidak sehat isi.
  3. c)    Masalah Kriminalitas
    Kriminalitas adalah perbuatan yang melanggar hukum atau hal- hal yang bersifat kejahatan, seperti korupsi, pencurian, perkelahian, pembunuhan, pemerkosaan dan lainnya. Dalam kriminologi kejahatan disebabkan karena adanya kondisi dan proses- proses sosial yang sama yang menghasilkan perilaku sosial lainnya. Artinya, terdapat hubungan antara variasi angka kejahatan dan variasi organisasi – organisasi sosial dimana kejahatan tersebut terjadi.sebagaimana dikatakan E.H. Sutherland ( dalam Soejono Soekamto, 1990: 367) kriminalitas (perilaku jahat) merupakan proses asosiasi diferensial, karena apa yang dipelajari dalam proses tersebut sebagai akibat interaksi dalam pola dan perilaku yang jahat.
  4. d)    Kenakalan Remaja
    Kenakalan remaja adalah penyimpangan perilaku yang dilakukan generasi muda (sekelompok remaja). Misalnya tawuran, perusakan barang milik masyarakat, penyimpangan seksual, dan penyalahgunaan narkotika serta obat-obatan terlarang. Kenakalan remaja dapat disebabkan  oleh beberapa faktor, yaitu faktor eksternal dan internal.

 

  1. Faktor eksternal yaitu faktor yang berasal dari remaja atau keadaan        pribadi remaja itu sendiri. Misalnya, pembawaan sikap negatif dan suka dikendalikan yang juga mengarah pada perbuatan nakal. Selain itu,  kenakalan remaja dapat disebabkan karena adanya pemenuhan kebutuhan pokok yang tidak seimbang dengan keinginan remaja sehingga menimbulkan konflik pada dirinya dan kurang mampunya si remaja itu menyesuaikan diri dengan lingkungan.
  2. Faktor eksternal, yaitu faktor yang berasal dari luar diri remaja itu artinya, berasal dari lingkungan hidup remaja tersebut. Misalnya kehidupan keluarga, pendidikan di sekolah, pergaulan, dan media massa. Seseorangyang hidup dalam keluarga yang tidak  harmonis cenderung akan memepnyai perilaku yang kurang baik dan  menyimpang dari norma dan nilai yang berada pada masyarakat. Misalnya seorang anak yang sering melihat orang tuanya bertengkar dapat melarikan diri pada obat-obatan karena ia idak tahan melihat pertengkaran orang tuanya.

7.  Apa alasan masyarakat mau menerima perubahan? Apa saja contoh-contoh nyata perubahan sosial 

karena masyarakat mulai bosan dengan keadaan yang ada, lalu munculnya masalah-masalah baru yang mengharuskan masyarakat untuk adanya pemikiran, usaha, dan peralatan yang baru untuk memecahakannya , sehingga suka tidak suka masyarkat telah menerima perubahan tersebut.

~ Perubahan model pakaian

~ Urbaisasi di kota-kota
~ Lahirnya UU perkawinan yang baru
~ Kemajuan teknologi
~ Perubahan kurikulum dalam bidang pendidikan

8.   Gambarkan dan beri contoh bahwa suatu penemuan baru dapat mengakibatkan perubahan dalam bidang-bidang lain!

Contohnya pada saat hanphone di temukan maka komunikasi surat menyurat sudah mulai di hapuskan atau hilang dengan seiring berjalannya waktu.

 

 

 

 

 

 

SP Tugas Pertemuan 2

PERTANYAAN

I.    Bacalah materi Pertemuan 2, kemudian berilah rangkuman atau ringkasan dari materi tersebut.

II.      1. Jelaskan pengertian sistem?

2.  Mengapa kebudayaan dikatakan sebagai suatu sistem?

3.  Berilah definisi mengenai peradaban.

4.  Jelaskan perbedaan antara kebudayaan dan peradaban menurut para ahli ! Kemudian dari pendapat-pendapat tersebut apakah kesimpulan Saudara? Jelaskan!

5.   Apakah dengan menerapkan pendidikan berkarakter moral dapat menjadi solusi untuk membangun peradaban bangsa Indonesia? Bagaimana menurut Saudara? Jelaskan!

SELAMAT MENGERJAKAN DAN TERIMA KASIH.

STATUS – 100% Tercapai

KETERANGAN – Saya sudah mengerjakan soal Pertemuan 2

PEMBUKTIAN –

1. Sistem adalah sekelompok komponen dan elemen yang digabungkan menjadi satu untuk mencapai tujuan tertentu. Sistem berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi untuk mencapai suatu tujuan. Istilah ini sering dipergunakan untuk menggambarkan suatu set entitas yang berinteraksi, di mana suatu model matematika seringkali bisa dibuat.

2. Kebudayaan merupakan satu kesatuan yang terintegrasi dan saling berhubungan, maka, tidaklah memadai jika kebudayaan dipandang hanya dari satu atau beberapa bagian saja. Perubahan pada satu bagian dalam sistem itu akan mengubah hubungan di antara bagian-bagian lainnya, dan akan mempengaruhi keseluruhan sistem yang bersangkutan.

3. Peradaban dapat kita sejajarkan dengan kata asing civilization. Istilah itu biasanya dipakai untuk bagian-bagian dan unsur-unsur dari kebudayaan yang halus dan indah, seperti : kesenian, ilmu pengetahuan, serta sopan-santun dan sistem pergaulan komplex dalam suatu masyarakat dengan struktur yang komplex. Sering juga istilah peradaban dipakai untuk menyebut suatu kebudayaan yang mempunyai sistem teknologi, seni bangunan, seni rupa, sistem kenegaraan dan ilmu pengetahuan yang maju dan komplex.

4. Bagi Albion Small  : Peradaban adalah kemampuan manusia dalam mengendalikan dorongan dasar kemanusiaannya untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Sementara Kebudayaan mengacu pada kemampuan manusia dalam mengendalikan alam melalui ilmu pengetahuan dan teknologi.

Spengler menyatakan bahwa peradaban adalah tingkat kebudayaan ketika tidak lagi memiliki aspek produktif, beku dan mengkristal. Sedangkan kebudayaan mengacu pada sesuatu yang hidup dan kreatif.

Kebudayaan : Kebudayaan dan peradaban memang merupakan aspek-aspek kehidupan sosial manusia yang memiliki sedikit perbedaan tapi dari perbedaan tersebut dapat diambil jalan tengah yaitu peradaban dan kebudayaan adalah dua aspek dalam kehidupan manusia, ada hubungan timbal balik antara keduanya. Sebagaimana hubungan antara aspek spiritual, mental dan material dalam diri manusia.

Kebudayaan ataupun peradaban, mengandung pengertian yang luas, meliputi pemahaman perasaan suatu bangsa yang kompleks, meliputi pengetahuan, kepercayaan, seni, moral, hukum, adat istiadat (kebiasaan), dan pembawaan lainnya yang diperoleh dari anggota masyarakat.

Kata “kebudayaan” berasal dari kata Sansekerta buddhayah, ialah bentuk jamak dari buddhi yang berarti budi atau akal. Demikian kebudayaan itu dapat diartikan “ hal-hal yang bersangkutan dengan budi dan akal .” . Ada pendirian lain mengenai asal dari kata kebudayaan itu, ialah bahwa kata itu adalah suatu perkembangan dari majemuk budi-daya, artinya daya dan budi, kekuatan dari akal. Adapun istilah inggrisnya berasal dari kata Latin colereyang berarti “mengolah, mengerjakan”, terutama mengolah tanah atau bertani . Dari arti ini berkembang arti culture sebagai segala daya dan usaha manusia untuk merubah alam.

Peradaban : Adapun istilah peradaban dapat kita sejajarkan dengan kata asing civilization . Istilah itu biasanya dipakai untuk bagian-bagian dan unsur-unsur dari kebudayaan yang halus dan indah, seperti : kesenian, ilmu pengetahuan, serta sopan-santun dan sistem pergaulan komplex dalam suatu masyarakat dengan struktur yang komplex. Sering juga istilah peradaban dipakai untuk menyebut suatu kebudayaan yang mempunyai sistem teknologi, seni bangunan, seni rupa, sistem kenegaraan dan ilmu pengetahuan yang maju dan komplex.

5. Dapat menjadi solusi untuk membangun peradaban bangsa Indonesia karena pendidikan berkarakter moral ini dapat membantu peserta didik memahami kebaikan, mencintai kebaikan dan menjalankan kebaika.

July 2017
M T W T F S S
« Jun   Sep »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Archives