Home » 2017 » July » 25

Daily Archives: July 25, 2017

SP Tugas Pertemuan 14

PERTANYAAN

1. Faktor-faktor apa yang menyebabkan kemajemukan masyarakat Indonesia? Jelaskan pengertian dari masyarakat multikultural, sifat atau karakteristik dari masyarakat multikultural!

2. Masalah krusial yang dapat timbul akibat keanekaragaman dan perubahan kebudayaan diantaranya adalah kesenjangan multidimensional. Jelaskan bentuk-bentuk kesenjangan multidimensional tersebut!

3. Konflik seringkali terjadi / timbul akibat keanekaragaman dan perubahan kebudayaan. Faktor-faktor  apa saja yang biasanya seringkali memicu terjadinya konflik pada masyarakat majemuk?

4. Sebut dan jelaskan lima faktor pendukung terbentuknya integrasi sosial di Indonesia!

5. Mengapa integrasi sosial sangat sulit terjadi dalam masyarakat majemuk seperti Indonesia ?

SELAMAT MENGERJAKAN!

STATUS – 100% Tercapai

KETERANGAN – Saya sudah mengerjakan soal Pertemuan 14

PEMBUKTIAN –

1. Faktor-faktor apa yang menyebabkan kemajemukan masyarakat Indonesia? Jelaskan pengertian dari masyarakat multikultural, sifat atau karakteristik dari masyarakat multikultural!

Faktor yang menyebabkan kemajemukan masyarakat Indonesia adalah dengan adanya perbedaan atau keragaman sosial yang berdasarkan ras, suku bangsa dan agama, atau juga berdasarkan letak geografis Indonesia, latar belakang individu yang berbeda.

Masyarakat multikultural adalah suatu masyarakat yang terdiri atas banyak struktur kebudayaan.

Sifat-sifat masyarakat multikultural

  1. Terjadi segmentasi ke dalam bentuk-bentuk kelompok sub kebudayaan yang berbeda satu dengan yang lain.
  2. Memiliki struktur sosial yang terbagi-bagi ke dalam lembaga-lembaga yang bersifat non komplementer.
  3. Kurang mengembangkan konsensus diantara para anggotanya terhadap nilai-nilai yang bersifat dasar.
  4. Secara relatif sering mengalami konflik diantara kelompok yang satu dengan kelompok yang lain.
  5. Secara relatif tumbuh integrasi sosial diatas paksaan dan saling ketergantungan di bidang ekonomi.
  6. Adanya dominasi politik oleh satu kelompok atas kelompok-kelompok yang lain.

2. Masalah krusial yang dapat timbul akibat keanekaragaman dan perubahan kebudayaan diantaranya adalah kesenjangan multidimensional. Jelaskan bentuk-bentuk kesenjangan multidimensional tersebut!

  1. Kesenjangan aspek kemasyarakatan, Mencakup penyelenggaraan organisasi sosial, system politik, dan system hukum.
  2. Kesenjangan geografis, antara pulau jawa dan pulau-pulau Indonesia lainnya kecuali Bali. Kesenjangan sosiogegrafis antara pulau jawa dan pulau-pulau Indonesia lainnya pada umumnya diakui sebagai kesenjangan dalam hal kepadatan penduduk, kemajuan pendidikan dan tingkat kemakmuran, serta keterlibatan dalam komunikasi serta telekomunikasi nasional maupun internasional.
  3. Kesenjangan ekonomi, Perkembangan indsutrialisasi yang terkonsentrasi di pulau jawa telah memperbesar kesenjangan jawa dan luar jawa.
  4. Kesenjangan antara mayoritas dan minoritas. Kesenjangan itu adalah sebagai berikut :
  • Kesenjangan antara pribumi dan nonpribumi, terkait dengan penguasaan ekonomi oleh golongan nonpri yang sering menimbulkan konflik etnis.
  • Esenjangan antara penganur agama mayoritas dan penganut agama minoritas yang jua banyak menimbulkan konflik bernuansa agama.
  • Kesenjangan antara kaya dan miskin, terkait dengan masalah kecemburuan sosial.
  • Kesenjangan dalam bidang sosiokultural yang menyangkut struktur piramida kekuasaan.

3. Konflik seringkali terjadi / timbul akibat keanekaragaman dan perubahan kebudayaan. Faktor-faktor  apa saja yang biasanya seringkali memicu terjadinya konflik pada masyarakat majemuk?

  1. Latar belakang historis : Sejarah nenek moyang Indonesia: Mengenai asal usul ras di Indonesia.
  2. Kondisi geografis : Indonesia terdiri atas ribuan pulau. Sehingga mengisolasi dan terjadi amalgamasi di masing-masing pulau, menyebabkan perbedaan suku bangsa (etnis).
  3. letak Indonesia yang strategis : Antara dua samudra dan benua : keanekaragaman agama karena pengaruh budaya asing.
  4. kondisi iklim yang berbeda : Keanekaragaman cara hidup masyarakat Indonesia. Perbedaan curah hujan dan perbedaan kesuburan tanah, timbul perbedaan pertanian.

4. Sebut dan jelaskan lima faktor pendukung terbentuknya integrasi sosial di Indonesia!

1. Faktor Internal :

  • Kesadaran diri sebagai makhluk sosial
  • Tuntutan kebutuhan
  • Jiwa dan semangat gotong royong

2. Faktor External :

  • Tuntutan perkembangan zaman
  • Persamaan kebudayaan
  • Terbukanya kesempatan berpartisipasi dalam kehidupan bersama
  • Persaman visi, misi, dan tujuan
  • Sikap toleransi
  • Adanya konsensus nilai
  • Adanya tantangan dari luar

3. Homogenitas Kelompok, Dalam masyarakat yang kemajemukannya rendah, integrasi sosial akan mudah dicapai

4. Besar Kecilnya Kelompok, Dalam kelompok kecil integrasinya lebih mudah.

5. Mobilitas Geografis, Adaptasi sangat diperlukan mempercepat integrasi.

6. Efektivitas Komunikasi, Komunikasi yang efektif akan mempercepat integrasi.

7. Integrasi antara dua hati

5. Mengapa integrasi sosial sangat sulit terjadi dalam masyarakat majemuk seperti Indonesia ?

  1. Masyarakat Indonesia yang heterogen (beraneka ragam) yang memungkinkan adanya perbedaan kebudayaan, bahasa, agama, ras dan suku bangsa
  2. Lemahnya nilai-nilai budaya bangsa akibat kuatnya pengaruh budaya asing yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa, baik melewati kontak langsung maupun kontak tidak langsung. Kontak langsung, antara lain melalui unsur-unsur pariwisata, sedangkan kontak tidak langsung, antara lain melalui media cetak atau media elektronik.
  3. Wilayah negara yang begitu luas, terdiri atas ribuan kepulauan yang dikelilingi oleh lautan luas.
  4. Adanya paham “etnosentrisme” di antara beberapa suku bangsa yang menonjolkan kelebihan-kelebihan budayanya dan menganggap rendah budaya suku bangsa lain. Sehingga mereka merasa enggan untuk mengakui keberadaan suku bangsa yang lain.
  5. Masih besarnya ketimpangan dan ketidakmerataan pembangunan dan hasil-hasil pembangunan menimbulkan berbagai rasa tidak puas dan keputusasaan di masalah SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar-golongan), gerakan separatisme dan kedaerahan, demonstrasi dan unjuk rasa.
  6. Besarnya kemungkinan ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan yang merongrong keutuhan, kesatuan dan persatuan bangsa, baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri.

SP Tugas Pertemuan 13

PERTANYAAN

1.  Bagaimana menciptakan penduduk yang berkualitas?

2.  Apa yang harus dilakukan untuk meningkatkan kualitas penduduk dan lingkungan terhadap kesejahteraan manusia?

3.  Apakah Saudara sudah melakukan yang terbaik untuk lingkungan Saudara? Berikan contohnya! Bagaimana upaya Saudara untuk menjaga lingkungan disekitar agar tetap bersih, indah dan sehat?

4.  Benerapa problema lingkungan hidup saat ini, apa saja jelaskan!

5.  Apa saja masalah lingkungan sosial budaya yang sering dihadapi masyarakat beradab?

STATUS – 100% Tercapai

KETERANGAN – Saya sudah mengerjakan soal Pertemuan 13

PEMBUKTIAN –

1.  Bagaimana menciptakan penduduk yang berkualitas?

  1. Meningkatkan kualitas Pendidikan di Indonesia
  2. Menambah lapangan kerja yang memadai
  3. Peningkatan perekonomian Indonesia

2.  Apa yang harus dilakukan untuk meningkatkan kualitas penduduk dan lingkungan terhadap kesejahteraan manusia?

Penurunan kualitas lingkungan hidup di Indonesia sebanding dan sejalan dengan penurunan kualitas pendduduk. Dalam bidang lingkungan hidup timbul kesadaran dari pihak pemerintah, lembaga swadaya masyarakat maupun masyarakat itu sendiri untuk bersama-sama berupaya melindungi sumber daya alam yang masih ada serta memperbaiki lingkungan yang sudah rusak. Undang-Undang Nomor 23 tahun 1997 merupakan landasan untuk berbagai ketentuan dan peraturan mengenai masalah pengelolaan lingkungan hidup. Selain ketentuan perundang-undangan, kemampuan kelembagaan dalam menangani masalah lingkungan hidup juga ditingkatkan, yang melingkupi peningkatan kemampuan manajemen aparatur, penyediaan sarana yang memadai, pengembangan dan penyempurnaan perangkat hukum, peraturan perundang-undangan, dan koordinasi antara sektor dan antar daerah dalam upaya pengelolaan sumber daya alam. Di samping itu peran aktif masyarakat juga ditingkatkan dengan melibatkan organisasi keagamaan, sosial, adat pemuda, wanita , pelajar baik formal maupun non formal yang berada di pedesaan maupun perkotaan dalam pengelolaan lingkungan hidup dan membina pengetahuan serta kemampuannya sehingga peran serta lembaga masyarakat akan lebih efektif. Upaya penataan lingkungan hidup itu sekaligus diikuti dengan upaya peningkatan kualitas pendudur (aparatur dan masyarakat).

3.  Apakah Saudara sudah melakukan yang terbaik untuk lingkungan Saudara? Berikan contohnya! Bagaimana upaya Saudara untuk menjaga lingkungan disekitar agar tetap bersih, indah dan sehat?

Dengan membiasakan untuk membuang sampah pada tempatnya. Salah satu upaya untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih, sehat, dan indah adalah dengan membuang sampah pada tempatnya

4.  Beberapa problema lingkungan hidup saat ini, apa saja jelaskan!

Banjir yang disebabkan oleh tersumbatnya drynase akibat sampah yang bertumpuk dan pembabakan hutan yang menyebabkan hutan gundul sehingga tidak adanya pohon (akar pohon)untuk menyerap air hujan dan sejenisnya.

Banyaknya sampah yang tidak berguna yang mencemari keindahan dan kebersihan tanah hutan akibat ulah manusia yang membuang sampah sembarangan.

5.  Apa saja masalah lingkungan sosial budaya yang sering dihadapi masyarakat beradab?

  • Problema sosial karena faktor ekonomi, seperti kemiskinan, kelaparan, dan pengangguran.
  • Problema sosial karena faktor biologis, seperti wabah penyakit.
  • Problema sosial karena faktor psikologis, seperti bunuh diri, sakit jiwa, dan disorganisasi.
  • Problema sosial karena faktor kebudayaan, seperti perceraian, kejahatan, kenakalan anak, konflik ras, dan konflik keagamaan.

SP Tugas Pertemuan 12

PERTANYAAN

1.  Mengapa kita perlu mempelajari dan memahami masalah kependudukan dan lingkungan hidup?

2.  Jelaskan pernyataan berikut ini: “Pertumbuhan penduduk yang tinggi disuatu daerah bisa menjadi modal atau beban pembangunan bagi daerah yang bersangkutan.”

3.  Jelaskan mengapa di Indonesia migrasi regional lebih penting untuk dikaji dan di telaah dibandingkan dengan migrasi internasional?

4.  Apa yang dimaksud dengan urbanisasi dan jelaskan factor-faktor yang mempengaruhi tingginya urbanisasi di Indonesia?

5.  Bagaimanakah mengatasi kemacetan yang sering terjadi di daerah perkotaan?

SELAMAT MENGERJAKAN!

STATUS – 100% Tercapai

KETERANGAN – Saya sudah mengerjakan soal Pertemuan 12

PEMBUKTIAN –

1.  Mengapa kita perlu mempelajari dan memahami masalah kependudukan dan lingkungan hidup?

Masalah kependudukan yang dihadapi bangsa – bangsa di dunia ternyata tidak hanya masalah kependudukan tetapi juga masalah lingkungan hidup. Masalah lingkungan hidup ini muncul sebagai akibat penduduk yang bertambah cepat yang mengakibatkan ekspoitasi sumber daya alam sebagai unsur lingkungan hidup semakin besar
Akibat munculnya masalah lingkungan hidup berupa kerusakan unsur – unsur lingkungan hidup (tanah, air, udara, sumber daya alam). Itu semua terjadi karena sikap dan budaya penduduk terhadap kelestarian linkungan kurang dipersiapkan melalui aspek pendidikan seperti halnya penanganan masalah kependudukan, oleh karena itu di Indonesia muncul program pendidikan kependudukan dan lingkungan hidup (PKLH), dalam hal ini pendidikan kependudukan dan lingkungan hidup bisa dibedakan tetapi tidak bisa dipisahkan.

Agar anak didik memiliki pengertian dan kesadaran mengenai faktor – faktor penyabab perkembangan penduduk yang cepat serta interaksi yang erat antara perkembangan penduduk dengan program pembangunan untuk menaikan taraf hidup rakyat.
Agar anak didik memiliki pengertian dan kesadaran akan sebab akibat dari besar – kecilnya keluarga terhadap situasi kehidupan dalam lingkungan keluarga dan masyarakat.
Agar anak didik memilikim pengetahuan, sikap dan perilaku yang rasional dan bertanggung jawab dalam menghadapi masalah kependudukan dan lingkungan baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat, kawasan lokal nasional maupun global.

2.  Jelaskan pernyataan berikut ini: “Pertumbuhan penduduk yang tinggi disuatu daerah bisa menjadi modal atau beban pembangunan bagi daerah yang bersangkutan.”

Pertumbuhan penduduk yang tinggi yang dapat menimbulkan berbagai masalah kehidupan sosial seperti kurangnya lapangan kerja sehingga menyebabkan tingginya angka pengangguran, orang menganggur berarti tidak berpenghasilan akibatnya menderita kemiskinan dan ini berarti menjadi beban bagi pembangunan masyarakat setempat.
Dampak dari besarnya pengangguran dan kemiskinan menyebabkan munculnya kriminalitas seperti penipuan, pencurian, pemerasan, perampokan, dan lain-lain. Jumlah penduduk yang selalu bertambah berakibat kesempatan memperoleh pendidikan, kesehatan dan fasilitas lainya susah menjangkaunya, selain itu pertumbuhan penduduk yang tinggi bisa menyebabkan ketidakseimbangannya antara kebutuhan dengan fasilitas dan jaminan-jaminan yang tersedia. Apabila pertumbuhan penduduk masih menunjukan kecenderungan yang tinggi maka akan berpengaruh negatif terhadap kehidupan manusia dan lingkungan. Oleh sebab itu perlu usaha untuk menurunkan pertumbuhan penduduk dengan program keluarga berencana (family planning) dan menunda usia pernikahan wanita hingga berumur 20 tahun atau lebih sehingga masa reproduksi semakin rendah.

3.  Jelaskan mengapa di Indonesia migrasi regional lebih penting untuk dikaji dan di telaah dibandingkan dengan migrasi internasional?

Migrasi adalah perpindahan penduduk dengan tujuan untuk menetap dari suatu tempat ke tempat lain melewati batas administratif (migrasi internal) atau batas politik/negara (migrasi internasional). Dengan kata lain, migrasi diartikan sebagai perpindahan yang relatif permanent dari suatu daerah (negara) ke daerah (negara) lain. Jenis migrasi adalah pengelompokan migrasi berdasarkan dua dimensi penting dalam analisis migrasi,yaitu dimensi ruang/daerah (spasial) dan dimensi waktu.
Migrasi internasional adalah perpindahan penduduk dari suatu negara ke negara lain. Migrasi internasional merupakan jenis migrasi yang memuat dimensi ruang. Migrasi internal adalah perpindahan penduduk yang terjadi dalam satu negara, misalnya antarpropinsi,antarkota/kabupaten, migrasi dari wilayah perdesaan ke wilayah perkotaan atau satuan administratif lainnya yang lebih rendah daripada tingkat kabupaten/kota, seperti kecamatan dan kelurahan/desa. Migrasi internal merupakan jenis migrasi yang memuat dimensi ruang.

Tinjauan migrasi regional sangat penting dilakukan dari pada migrasi internasional karena terutama terkait dengan kepadatan dan distribusi penduduk yang tidak merata yang ada di daerah migrasi regional, adanya faktor-faktor pendorong dan penarik bagi penduduk untuk melakukan migrasi, kelancaran sarana transportasi antar wilayah, dan pembangunan wilayah dalam kaitannya dengan desentralisasi pembangunan pada daerah migrasi regional.

4.  Apa yang dimaksud dengan urbanisasi dan jelaskan factor-faktor yang mempengaruhi tingginya urbanisasi di Indonesia?

Urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari desa atau daerah ke kota. Urbanisasi terjadi karena adanya anggapan bahwa kota adalah tempat untuk merubah nasib,tempat untuk mencari penghidupan yang lebih baik dan tempat untuk mencari kesenangan.
Urbanisasi merupakan salah satu indikator dari tingkat kemajuan ekonomi suatu negara atau wilayah. Persebaran penduduk yang tidak merata antara desa dengan kota akan menimbulkan berbagai permasalahan kehidupan sosial kemasyarakatan. Ada beberapa hal yang menyebabkan terjadinya urbanisasi di Indonesia, diantaranya:

-Faktor Penarik Terjadinya Urbanisasi

Kehidupan kota yang modern dan mewah
Sarana dan prasarana kota yang lebih lengkap
Banyak lapangan pekerjaan di kota
Di kota banyak gadis cantik dan laki-laki ganteng
Pengaruh buruk sinetron Indonesia
Pendidikan sekolah dan perguruan tinggi jauh lebih baik dan berkualitas

– Faktor Pendorong Terjadinya Urbanisasi

Lahan pertanian yang semakin sempit
Merasa tidak cocok dengan budaya tempat asalnya
Menganggur karena tidak banyak lapangan pekerjaan di desa
Terbatasnya sarana dan prasarana di desa
memiliki keinginan yang kuat untuk menjadi orang kaya

Faktor – faktor yang mempengaruhi tingginya urbanisasi di Indonesia adalah:

Adanya arus migrasi desa ke kota
Hasil dugaan menunjukkan bahwa migrasi desa-kota dipengaruhi secara nyata oleh upah riel relatif sektor industri, jumlah penduduk desa usia produktif, dummy wilayah dan perubah lagi endogennya. Upah riel relatif sektor industri lebih mempengaruhi proses migrasi desa-kota daripada upah riel sektor pertanian. Hal ini menunjukkan bahwa upah industri lebih menjadi perhatian para migran untuk bermigrasi. Selain itu, faktor usia juga merupakan faktor penting yang mendorong seseorang untuk bermigrasi. Hasil dugaan menunjukkan bahwa migrasi desa-kota akan meningkat jika penduduk desa usia produktif naik. Ditinjau dari nilai elastisitasnya maka migrasi desa-kota lebih responsif terhadap perubahan tingkat pengangguran di perkotaan daripada di pedesaan.

Jika kita mengkategorikan faktor upah riel relatif sektor industri dan tingkat pengangguran di perkotaan sebagai faktor penarik (pull-factor) untuk bermigrasi dan faktor upah riel sektor pertanian serta tingkat pengangguran di pedesaan sebagai faktor pendorong (pusfactor) , maka hasil penemuan ini menunjukkan bahwa migrasi desa-kota lebih disebabkan oleh adanya faktor penarik dari perkotaan daripada faktor pendorong yang ada di pedesaan

Adanya pertumbuhan penduduk alami
Pertumbuhan penduduk alami adalah selisih angka kelahiran dan angka kematian penduduk pada suatu daerah.

Reklasifikasi wilayah
Reklasifikasi, yaitu perubahan status suatu desa (lokalitas), dari lokalitas rural menjadi lokalitas urban, sesuai dengan kriteria yang ditetapkan dalam Sensus oleh Badan Pusat Statistik.

5.  Bagaimanakah mengatasi kemacetan yang sering terjadi di daerah perkotaan?

  • Penyediaan sarana transportasi umum yang layak. Hal ini dilakukan untuk menarik para penggunan jalan raya agar beralih dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum.
  • Larangan tegas bagi pedagang kaki lima yang berjualan di pinggir jalan dan parkir liar yang sering kali menghambat laju kendaraan.
  • Meningkatkan kapasitas jalan, misalnya: memperlebar jalan, menambah lajur lalu lintas jika memungkinkan, mengurangi konflik di persimpangan dengan membatasi arus belok kanan.
  • Pembatasan kendaraan pribadi, Kebijakan ini memang tidak populer, namun jika kemacetan semakin parah maka harus dilakukan manajemen lalu lintas yang lebih ekstrim

SP Tugas Pertemuan 10

PERTANYAAN

I. Buatlah ringkasan materi lesson 10.

II. 1. Bagaimana cara menyelesaikan konflik budaya dalam perusahaan?

2. Apakah yang dimaksud dengan integrasi sosial ?

3. Mengapa integrasi sosial sangat sulit terjadi dalam masyarakat majemuk seperti Indonesia ?

4. Mengapa di negara kita sering terjadi konflik sosial ?

5. Mekanisme seperti apa yang dapat dipakai untuk menyelesaikan sebuah konflik sosial ?

SELAMAT MENGERJAKAN

STATUS – 100% Tercapai

KETERANGAN – Saya sudah mengerjakan soal Pertemuan 10

PEMBUKTIAN –

I.

Istilah sosiologi barangkali sudah sering dibicarakan dan didengar orang. Akhir-akhir inipun ketika terjadi kerusuhan dan konflik di beberapa daerah di Indonesia, banyak analisis di media yang mengatakan “secara sosiologis”.

Sosiologi harus dikupas dari akarnya yaitu manusia sebagai individu dan sebagai makhluk sosial. Manusia diciptakan Tuhan sebagai mahluk yang paling mulia. Sejak lahir Tuhan mengkaruniai manusia akal budi. Akal budi diciptakan untuk berfikir, berkehendak, dan merasa. Dengan fikirannya manusia mendapatkan (ilmu) pengetahuan; dengan kehendaknya manusia mengarahkan perilakunya; dan dengan perasaannya manusia dapat mencapai kesenangan.

Ilmu pengetahuan merupakan pengetahuan (knowledge) yang tersusun secara sistematis dengan menggunakan kekuatan pemikiran, dan pengertahuan itu dapat dikontrol oleh orang lain atau umum (obyektif). Atau ilmu pengetahuan bisa dirumuskan apabila memiliki beberapa elemen (unsur) yang menjadi suatu kebulatan, yaitu pengetahuan (knowledge) yang tersusun secara sistematis dan menggunakan pemikir bersifat obyektif (dapat dikontrol secara kritis oleh umum).

Pengetahuan adalah kesan di dalam pikiran manusia sebagai hasil penggunaan panca inderanya. Misalnya, pengetahuan jenis-jenis tumbuh-tumbuhan, jenis-jenis hewan, pengetahuan mengenai berbagai benda seperti kain, minyak wangi, pengetahuan mengenai cara pembuatan tempe, dan lain sebagainya. Sistematis berarti berdasarkan urutan unsur-unsur yang merupakan satu kebulatan, sehingga akan jelas apa yang merupakan garis besar dari ilmu pengetahuan yang bersangkutan.

Tidak semua pengetahuan merupakan suatu ilmu, hanya pengetahuan yang tersusun sistematis saja yang merupakan ilmu pengetahuan. Sistem tadi merupakan suatu konstruksi yang abstrak dan teratur sehingga merupakan keseluruhan yang terangkai. Menggunakan pemikiran : ilmu pengetahuan yang tersusun secara sistematis menggunakan kekuatan pemikiran, yang selalu dapat diperiksa dan ditelaah dengan kritis (obyektif).

Ilmu Pengetahuan sendiri dikelompokkan dalam 2 (dua) macam :

1. Ilmu Pengetahuan murni (pure science).Ilmu pengetahuan murni bertujuan untuk membentuk dan mengembangkan ilmu pengetahuan secara abstrak, untuk mempertinggi mutunya, tanpa menggunakannya langsung dalam masyarakat.

2.   Ilmu Pengetahuan Terapan (applied science). Ilmu pengetahuan terapan merupakan ilmu pengetahuan yang bertujuan untuk mempergunakan dan menerapkan ilmu pengetahuan tersebut dalam masyarakat. Misalnya : ilmu pengetahuan tentang berbagai seni, sebagaian besar dipergunakan dan diterapkan langsung.

Kata “sosiologi” berasal dari kata socius dan logos. Socius berasal dari kata Latin yang berarti kawan atau berkumpul; dan logos berasal dari kata Yunani yang berarti ilmu atau pelajaraan. Jadi berdasar asal katanya sosiologi diartikan ilmu tentang hidup bersama atau ilmu tentang masyarakat.

Peter L. Berger mendefinisikan sosialisasi sebagai “a process by which a child learns to be a participant member of society” (Sunarto, 1993:27). (proses melalui mana seorang anak belajar menjadi seorang anggota yang berpartisipasi dalam masyarakat). Wright mendefinisikan sosialisasi sebagai proses ketika individu mendapatkan kebudayaan kelompoknya dan menginternalisasikan (sampai tingkat tertentu) norma-norma sosialnya, sehingga membimbing orang itu untuk memperhitungkan harapan-harapan orang lain.(Wright, 1988:182).

nteraksi social menunjuk pada hubungan-hubungan sosial yang dinamis yang menyangkut hubungan antara orang-orang perorangan, antara kelompok-kelompok, maupun antara orang perorangan dengan kelompok. Apabila dua orang bertemu, interaksi sosial dimulai pada saat itu. Mereka saling menegur, berjabat tangan, saling berbicara atau bahkan mungkin berkelahi.

Interaksi sosial tidak selalu ditandai dengan mengadakan kontak muka atau berbicara, tetapi interaksi sosial bisa terjadi manakala masing-masing sadar akan adanya pihak lain yang menyebabkan perubahan-perubahan dalam perasaan orang-orang yang bersangkutan, yang disebabkan misalnya karena bau minyak wangi. Hal itu bisa menimbulkan kesan di dalam fikiran seseorang, yang kemudian menentukan tindakan apa yang akan dilakukannya.

II.

  1. Bagaimana cara menyelesaikan konflik budaya dalam perusahaan?Membentuk suatu system informasi yang terstruktur, agar tidak terjadi kesalahan dalam komunikasi. Misalnya, dengan membuat papan pengumungan atau pengumuman melalui loudspeaker.
    Buat komunikasi dua arah antara atasan dan bawahan menjadi lancar dan harmonis, misalnya dengan membuat rapat rutin, karena dengan komunikasi yang dua arah dan intens akan mengurangi masalah di lapangan
    Beri pelatihan dalam hal komunikasi kepada atasan dan karyawan, pelatihan akan memberikan pengetahuan dan ilmu baru bagi setiap individu dalam organisasi dan meminimalkan masalah dalam hal komunikasi
  2. Apakah yang dimaksud dengan integrasi sosial ?Integrasi sosial adalah suatu proses penyatuan antara dua unsur atau lebih yang mengakibatkan terciptanya suatu keinginan yang berjalan dengan baik dan benar. Lebih lanjut jika kita masukkan ke dalam kehidupan sosial, integrasi sosial dapat diartikan sebagai suatu proses mempertahankan kelangsungan hidup masyarakat sebagai sebuah sistem.
  3. Mengapa integrasi sosial sangat sulit terjadi dalam masyarakat majemuk seperti Indonesia ?
    (1) Tinggi nya tingkat primordialisme
    (2) Tingkat diferensiasi yang tinggi
    (3) Kurang nya kesadaraan akan persatuan
    (4) Terlalu banyak perbedaan dalam segala aspek kehidupan
    (5) Memiliki pemikiran, prinsip, tradisi yang sangat jauh berbeda
  4. Mengapa di negara kita sering terjadi konflik sosial ?Karena secara garis besar struktur sosial masyarakat Indonesia terbagi kedalam berbagai suku bangsa, agama, maupun golongan yang beragam.

    Menurut J. Ranjabar hal-hal yang dapat menjadi penyebab terjadinya konflik pada masyarakat Indonesia adalah sebagai berikut :

    1)      Apabila terjadi dominasi suatu kelompok terhadap kelompok lain, contohnya adalah konflik yang terjadi di Aceh dan Papua.
    2)      Terdapat persaingan dalam mendapatkan mata pencaharian hidup antara kelompok yang berlainan suku bangsa. Contohnya konflik yang terjadi di Sambas
    3)      Terjadi pemaksaan unsur-unsur kebudayaan dari warga sebuah suku terhadap warga suku bangsa lain. Contohnya konflik yang terjadi di Sampit.
    4)      Terdapat potensi konflik yang terpendam, yang telah bermusuhan secara adat. Contohnya konflik antar suku di pedalaman Papua

  5. Mekanisme seperti apa yang dapat dipakai untuk menyelesaikan sebuah konflik sosial ?
    Terdapat berbagai mekanisme dan cara pendekatan yang dapat digunakan untuk menyelesaikan konflik sosial, misalnya

    • Mediasi, yang dilakukan dengan cara mengundang pihak ketiga yang tidak terlibat masalah dan bersifat netral, dimana pihak ketiga ini dapat memberikan saran-saran dan pertimbangan yang boleh diterima ataupun tidak, namun mungkin dapat memberi pencerahan bagi kedua pihak yang bertikai dan bleum enemukn solusi
    • Konsiliasi, yaitu ketika kedua pihak sepakat untuk menyerhkan pembahasan permasalahan ini pada lembaga lain yang otonom, demokratis, monopolistis, dan siap berperan untuk membantu proses penyelesaian masalah
    • Arbitrasi, dimana kedua pihak meminta pihak ketiga untuk memberikan penyelesaian masalah yang HARUS diterima oleh kedua belah pihak yang sedang berselisih

SP Tugas Pertemuan 11

PERTANYAAN

1.  Lingkungan hidup seperti apa yang Saudara inginkan? Menurut Saudara apa manfaat lingkungan hidup itu? Adakah dampak  negatif lingkungan hidup itu kepada kita? “Lingkungan hidup harus diperlakukan secara tidak adil.” Jelaskan pernyataan tersebut!

2.  Bagaimana seharusnya peranan organisasi masyarakat yang berkecimpung dalam pelestarian lingkungan hidup? Demikian juga bagaimana seharusnya peranan pemerintah dalam proses pelestarian lingkungan hidup?

3.  Bagaimana mengurangi global warming?

4.  Ada peran negatif masyarakat dalam pengrusakan lingkungan hidup. Jelaskan faktor- faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya kerusakan lingkungan hidup?

5.  Meskipun sudah diberi peringatan, namun masih ada saja orang yang kadang membabak hutan secara liar. Menurut Saudara, apa yang seharusnya pemerintah lakukan ketika hutan terancam gundul?

6.  Menurut Saudara, kira-kira 50 tahun ke depan bagaimana dunia ini jika pengrusakan lingkungan sering terjadi?

SELAMAT MENGERJAKAN!

STATUS – 100% Tercapai

KETERANGAN – Saya sudah mengerjakan soal Pertemuan 11

PEMBUKTIAN –

1.  Lingkungan hidup seperti apa yang Saudara inginkan? Menurut Saudara apa manfaat lingkungan hidup itu? Adakah dampak  negatif lingkungan hidup itu kepada kita? “Lingkungan hidup harus diperlakukan secara tidak adil.” Jelaskan pernyataan tersebut!

Lingkungan hidup yang segar , sejuk , bersih, asri, bebas polusi dan tatanan lingkungan tertata rapi.

Manfaat dari lingkungan hidup

1Sebagai penghasil sandang, pangan, papan
2.Lingkungan hidup Srbagai tempat makhluk hidup bersosial (sebagai media bersosialisasi dan berinteraksi dengan makhluk hidup atau manusia lainnya.
3. Sebagai sumber energi makhluk hidup
4. Sebagai media ekosistem (sebagai sumber alam seperti flora dan fauna yang dapat dilindungi dan dilestarikan).
5. Manfaat yang sangat jelas sekali adalah sebagai tempat beraktivitas makhluk hidup.

Dampak Negatif :
  1. Pencemaran lingkungan
  2. Pemanasan global
  3. Dapat merusak lingkungan hidup
  4. Pencemaran atmosfer karena menipisnya lapisan ozon akibat polusi
  5. Merusak hutan karena membuka lahan untuk industri
  6. Rusaknya SDA ( sumber daya alam )

2.  Bagaimana seharusnya peranan organisasi masyarakat yang berkecimpung dalam pelestarian lingkungan hidup? Demikian juga bagaimana seharusnya peranan pemerintah dalam proses pelestarian lingkungan hidup?

Masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan hidup adalah sebagai berikut:

  1. Menjalankan program penanaman seribu pohon.
  2. Tidak membuang limbah ke sungai atau laut.
  3. Mengurangi pencemaran udara.
  4. Tidak melakukan perburuan liar dan perusakan alam.
  5. Melakukan sosialisasi lingkungan hidup.

Pemerintah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup adalah sebagai berikut:

  1. Mencanangkan program pembangunan berkelanjutan.
  2. Mengeluarkan UU tentang lingkungan hidup.
  3. Membentuk Badan Pengendalian Lingkungan.

3.  Bagaimana mengurangi global warming?

  1. Melakukan penghematan listrik.
  2. Menanam pohon atau reboisasi.
  3. Tidak menebang pohon di hutan sembarangan.
  4. Menggunakan Energi Alternatif.
  5. Tidak menggunakan alat yang menghasilkan gas CFC / peralatan pendingin udara.
  6. Mengurangi penggunaan kendaraan bahan bakar fosil.
  7. Melakukan Reuse, Reduce dan Recycle.

4.  Ada peran negatif masyarakat dalam pengrusakan lingkungan hidup. Jelaskan faktor- faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya kerusakan lingkungan hidup?

  1. Terjadinya pencemaran (pencemaran udara, air, tanah, dan suara) sebagai dampak adanya kawasan industri.
  2. Terjadinya banjir, sebagai dampak buruknya drainase atau sistem pembuangan air dan kesalahan dalam menjaga daerah aliran sungai dan dampak pengrusakan hutan.
  3. Terjadinya tanah longsor, sebagai dampak langsung dari rusaknya hutan.

5.  Meskipun sudah diberi peringatan, namun masih ada saja orang yang kadang membabak hutan secara liar. Menurut Saudara, apa yang seharusnya pemerintah lakukan ketika hutan terancam gundul?

Pemerintah perlu adanya melakukan pengawasan serta perlindungan terhadap hutan yang terancam gundul dengan penghijauan untuk menjaga kelestarian hutan tersebut dan dengan penambahan pengawasan ketat oleh polisi hutan ataupun masyarakat sekitar.

6.  Menurut Saudara, kira-kira 50 tahun ke depan bagaimana dunia ini jika pengrusakan lingkungan sering terjadi?

  1. Pemanasan global
Dampak yang akan terjadi jika bumi terus mengalami pemanasan global, dapat diprediksi sebagai berikut :
  • Pencairan es di kutub
  • Perubahan iklim
  • Terjadinya penurunan produksi pangan di setiap negara sehingga akan mempengaruhi ekspor dan impor komoditas pertanian
  • Berkembangnya wabah penyakit, contohnya nyamuk yang berkembang biak di lingkungan yang hangat akibatnya menambah panjang masa penyakit demam berdarah.

2. Hujan asam (acid rain)

  • Kelebihan zat asam pada danau akan mengakibatkan sedikitnya species yang bertahan. Jenis plankton dan invertebrate merupakan mahkluk yang paling pertama mati akibat pengaruh pengasaman.
  • Kadar SO2 / Sulfur dioksida yang tinggi di hutan menyebabkan noda putih atau coklat pada permukaan daun, jika hal ini terjadi dalam jangka waktu yang lama akan menyebabkan kematian tumbuhan tersebut.
  • Sulfur dioksida yang dihasilkan oleh hujan asam juga dapat bereaksi secara kimia di dalam udara, dengan terbentuknya partikel halus suphate, yang mana partikel halus ini akan mengikat dalam paru-paru yang akan menyebabkan penyakit pernapasan. Selain itu juga dapat mempertinggi resiko terkena kanker kulit karena senyawa sulfat dan nitrat mengalami kontak langsung dengan kulit.
  • Hujan asam juga dapat mempercepat proses pengkaratan dari beberapa material seperti batu kapur, pasir besi, marmer, batu pada diding beton serta logam.

3. Penipisan Lapisan Ozon.

Penipisan lapisan ozon akan menyebabkan lebih banyak sinar radiasi ultra ungu memasuki bumi. Radiasi ultra ungu ini dapat membuat efek pada kesehatan manusia, memusnahkan kehidupan laut, ekosistem, mengurangi hasil pertanian dan hutan.

SP Tugas Pertemuan 9

PERTANYAAN

I. Rangkum materi Pertemuan 9.

II. 1. Mengapa Ilmu Budaya Dasar dimasukkan dalam mata kuliah dasar umum dan apa yang menjadi alasannya?

2.Ilmu Budaya Dasar bukanlah ilmu mengenai kebudayaan saja atau sejenisnya , melainkan ilmu yang di harapkan mampu menjadikan manusia yang mempelajari lebih berbudaya atau lebih manusiawi. Coba saudara jelaskan faktor yang paling utama dalam pembentukan manusia berbudaya ?

3. Indonesia merupakan negara yang kaya akan budaya bangsa. Menurut saudara, bagaimanakah cara terbaik untuk melestarikan budaya bangsa yang positif dan menjadi identitas khas bangsa Indonesia yang tidak dimiliki oleh bangsa lain?

4. Agama merupakan tali pengikat sosial masyarakat, tetapi agama dapat pula menjadi pemicu konflik di masyarakat. Bagaimana pendapat saudara tentang pernyataan itu!

STATUS – 100% Tercapai

KETERANGAN – Saya sudah mengerjakan soal Pertemuan 9

PEMBUKTIAN –

I.

Kebudayaan (culture) sering dicampuradukan dengan masyarakat (society), yang sebenarnya arti keduanya berbeda. Kebudayaan adalah sistem nilai dan norma, sementara masyarakat adalah sekumpulan manusia yang secara relatif mandiri, yang hidup bersama-sama cukup lama, yang mendiami suatu wilayah tertentu, memiliki kebudayaan yang sama, dan melakukan sebagain besar kegiatannya dalam kelompok tersebut. Masyarakat adalah suatu organisasi manusia yang saling berhubungan satu sama lain. Kebudayaan adalah suatu sistem nilai dan norma yang terorganisasi yang menjadi pegangan bagi masyarakat tersebut.

Kebudayaan mempunyai fungsi yang sangat besar bagi manusia dan masyarakat. Bermacam kekuatan yang harus dihadapi masyarakat dan anggota-anggotanya seperti kekuatan alam, maupun kekuatan-kekuatan lainnya di dalam masyarakat itu sendiri yang tidak selalu baik baginya. Kecuali itu, manusia dan masyarakat memerlukan pula kepuasan, baik di bidang spiritual maupun materiil. Kebutuhan-kebutuhan masyarakat tersebut di atas, untuk sebagian besar dipenuhi oleh kebudayaan yang bersumber pada masyarakat itu sendiri. Dikatakan sebagian besar oleh karena kemampuan manusia adalah terbatas, dan dengan demikian kemampuan kebudayaan yang merupakan hasil ciptaannya juga terbatas di dalam memenuhi segala kebutuhan.

Kebutuhan masyarakat yang sebagian besar telah dipenuhi oleh ciptaannya sendiri yaitu kebudayaan. Demikian luasnya ciptaan manusia itu tentunya menggunakan ilmu pengetahuan yang didapatkan dari berbagai disiplin ilmu. Salah satu materi dasar yang berkitan dengan masyarakat ditelaah dalam Ilmu Sosial Dasar (ISD). ISD adalah pengetahuan yang menelaah masalah-masalah sosial, khususnya masalah-masalah yang diwujudkan oleh masyarakat Indonesia dengan menggunakan pengertian-pengertian (fakta, konsep, teori) yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu-ilmu sosial seperti sejarah, geografi sosial, sosiologi, psikologi sosial, ilmu politik, ekonomi, antropologi sosial dan lain-lain.

Materi ISD terdiri dari masalah-masalah sosial. Untuk dapat menelaah masalah-masalah sosial hendaknya terlebih dahulu kita mengidentifikasi kenyataan-kenyataan masalah sosial dan memehami sejumlah konsep sosial tertentu. Sehingga dengan demikian ISD dibedakan atas tiga golongan yaitu :

1.  Kenyataan-kenyataan yang ada di dalam masyarakat yang secara bersama-sama merupakan masalah sosial tertentu. Kenyataan-kenyataan sosial tersebut ditanggapi secara berbeda oleh para ahli ilmu-ilmu sosial karena adanya perbedaan latar belakang disiplin ilmu atau sudut  pandangnya. Dalam ilmu sosial dasar kita menggunakan pendekatan interdisiplin/multidisiplin.

2.  Konsep-konsep dasar atau pengertian-pengertian tentang kenyataan-kenyataan sosial dibatasi pada konsep dasar saja yang sangat diperlukan untuk mempelajari ilmu-ilmu sosial yang dibahas dalam ilmu pengetahuan sosial. Sebagai contoh dalam konsep semacam itu misalnya konsep “keanekaragaman” dan konsep “kesatuan sosial”. Bertolak dari kedua konsep tersebut di atas maka dapat kita pahami dan sadari bahwa di dalam masyarakat selalu terdapat :

a.  Persamaan dan perbedaan pola pemikiran dan pola tingkah laku baik secara individual atau kelompok/golongan.

  1.    b. Persamaan dan perbedaan kepentingan. Persamaan dan perbedaan itulah yang menyebabkan sering timbulnya konflik/pertentangan, kerjasama, kesetiakawanan antar individu atau golongan.

3. Masalah-masalah yang timbul dalam masyarakat biasanya terlibat dalam berbagai kenyataan-kenyataan sosial yang antara satu dengan yang lainya saling berkaitan. ISD sebagai mata kuliah berkehidupan, bermasyarakat, dan pendidikan umum, dimana kita dapat memahami dan menyadari adanya kenyataan-kenyataan sosial dan masalah-masalah sosial yang ada di masyarakat, diantaranya kita dituntut untuk :

a.  Peka terhadap masalah-masalah sosial dan tanggap untuk ikut serta dalam usaha-usaha menanggulanginya.

b.  Menyadari bahwa setiap masalah sosial yang timbul dalam masyakat selalu bersifat kompleks dan hanya dapat mendekatinya, mempelajarinya, secara kritis-interdisipliner.

c.  Memahami jalan pikiran para ahli dari bidang ilmu pengetahuan lain dan dapat berkomunikasi dengan mereka dalam rangka penanggulangan masalah sosial yang timbul dalam masyarakat. Lebih spesifik lagi bagi mahasiswa bahwa tujuan belajar ISD adalah agar :

1.  Mahasiswa memiliki kesiapan untuk menekuni dunia keilmuan.

2. Mahasiswa bisa mengerti dan memahami prinsip filsafaat ilmu sebagai landasan mengerti dan memahami berbagai fenomena sosial kontemporer.

3. Mahasiswa mampu memahami berbagai konsep ilmu sosial yang akan digunakan sebagai instrumen memetakan segala problematika sosial

kemasyarakatan.

 

II.

  1. IBD adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Inti dari tujuan matakuliah IBD adalah untuk mengembangkan kepribadian dan wawasan pemikiran manusia, khususnya kebudayaan, agar daya tangkap dalam berpikir, persepsi dan penalaran mengenai lingkungan budaya mahasiswa dapat menjadi lebih baik. Diharapkan setelah mempelajari IBD ini kita dapat bersosialisasi dengan orang lain, lalu  berbudaya. Maksud berbudaya disini adalah agar kita tahu budaya kita sebagai bangsa Indonesia yang  memiliki banyak budaya, maka diharapkan dapat memahami tentang keragaman budaya kita dan selalu berusaha menjaga budaya kita agar tidak di ambil oleh negara lain.
  2. faktor yang paling utama dalam pembentukan manusia berbudaya:
    • Perilaku adalah cara bertindak atau bertingkah laku dalam situasi tertentu. Setiap perilakumanusia dalam masyarakat harus mengikuti pola-pola perilaku masyarakatnya.
    • Bahasa berfungsi sebagai alat berpikir dan berkomunikasi. Tanpa kemampuan berpikir danberkomunikasi budaya tidak akan ada.
    • Budaya materi adalah hasil dari aktivitas atau perbuatan manusia. Bentuk materi misalnya pakaian, perumahan, kesenian, alat-alat rumah tangga, senjata, alat produksi, dan alat transportasi.
  3. Budaya bangsa kita sangat beraneka ragam, tetapi disampingitu banyak  kurang kesadaran masyarakat kita  akan kepintangan kebudayaan kita, oleh karena itu kita paragenerasi muda harus menjaga dan melestarikan serta menanamkan dalam hati budaya bangsa kita, agar anak cucu kita juga dapat menikmatinya. Adapun paya untuk melestarikan dan mengeksistensikan budaya kita antara lain:
    • Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam memajukan budaya lokal
    • Lebih mendorong kita untuk memaksimalkan potensi budaya lokal beserta pemberdayaan danpelestariannya
    • Berusaha menghidupkan kembali semangat toleransi, kekeluargaan, keramah-tamahan dan solidaritasyang tinggi.
    • Selalu mempertahankan budaya Indonesia agar tidak punah
    • kembangkan oleh masyarakat Indonesia Mengusahakan agar semua orang mampu mengelola keanekaragaman budaya lokal
  4. Sebagaiman pandangan Afif Muhammad, Betty R. Scharf juga mengatakan bahwa agama juga mempunyai dua wajah. Pertama, merupakan keenggaran untuk menyerah kepada kematian, menyerah dan menghadapi frustasi.Kedua, menumbuhkan rasa permusuhan terhadap penghancuranb ikatan-ikatan kemanusiaan.
    Di Indonesia sendiri konflik agama baik yang bersifat murni maupun yang ditumpangi oleh aspek budaya, politik, ideologi dan kepentingan golongan banyak mewarnai perjalanan sejarah Indonesia.
    Bahkan diera reformasi dan paska reformasi, agama telah menunjukkan peran dan fungsinya yang nyata. Baik kekuatan yang konstuktif maupun kekuatan yang destruktif. Sesudah gerakan reformasi, suatu keyakinan ketuhanan atau keagamaan banyak dituduh telah menyebabkan konflik kekerasan dinegeri ini. Selama 4 tahun belakangan, ribuan anak bangsa mati tanpa tahu untuk apa. Ribuan manusia terusir dari kampung halamannya, tempat mereka dilahirkan. Ribuan anak-anak lainnya pun menjadi piatu, kehilangan sanak keluarganya dan orang-orang yang dikasih.

SP Pertemuan 8

PERTANYAAN

I.    Bacalah materi Pertemuan 8, kemudian berilah rangkuman atau ringkasan dari materi tersebut.

II.  1.  Jelaskan mengenai hakekat manusia, baik manusia sebagai individu maupun manusia sebagai makhluk sosial!

2.   Keragaman budaya di Indonesia memicu berbagai permasalahan, jelaskan mengenai masalah budaya yang terjadi di Indonesia!

3.  Jelaskan mengenai sistem nilai budaya terkait dengan masalah pokok kehidupan manusia!

4.   Ada tiga tahap proses dialektis. Jelaskan makna dialektis dan ketiga tahap proses dialektis tersebut.

5.  Jelaskan secara rinci mengenai sistem ilmu dan pengetahuan!

SELAMAT MENGERJAKAN DAN TERIMA KASIH.

STATUS – 100% Tercapai

KETERANGAN – Saya sudah mengerjakan soal Pertemuan 8

PEMBUKTIAN –

I.

Unsur Kebudayaan universal, istilah ini menunjukkan bahwa unsur-unsur tersebut bersifat universal, yaitu dapat dijumpai pada setiap kebudayaan di manapun di dunia ini. Antropolog C. Kluckhohn di dalam sebuah karyanya yang berjudul “Universal Categories of Culture” telah menguraikan ulasan para sarjana mengenai hal itu.

Inti pendapat-pendapat para sarjana itu menunjuk pada adanya tujuh unsur kebudayaan yang dianggap sebagai cultural universals, yaitu:

  1.  Peralatan dan perlengkapan hidup manusia (pakaian perumahan, alat-alat rumah tangga, senjata, alat-alat produksi transpor dan sebagainya).
  2.  Mata pencaharian hidup dan sistem-sistem ekonomi (pertanian peternakan, sistem produksi, sistem distribusi dan sebagainya)
  3.  Sistem kemasyarakatan (sistern kekerabatan, organisasi politik, sistem hukum, sistem perkawinan).
  4.  Bahasa (lisan maupun tertulis).
  5.  Kesenian (seni rupa, seni suara, seni gerak dan sebagainya).
  6.  Sistem pengetahuan.
  7.  Religi (sistem kepercayaan).

Sebagai contoh, cultural universals pencaharian hidup dan ekonomi, antara lain mencakup kegiatan-kegiatan seperti pertanian, peternakan, sistem produksi, sistem distribusi dan lain-lain. Kesenian misalnya, meliputi kegiatan-kegiatan seperti seni tari, seni rupa, seni suara dan lain-lain.

Selanjutnya Ralph Linton merinci kegiatan-kegiatan kebudayaan tersebut menjadi unsur-unsur yang lebih kecil lagi yang disebutnya trait-complex. Misalnya, kegiatan pertanian menetap meliputi unsur-unsur irigasi, sistem mengolah tanah dengan bajak, sistem hak milik atas tanah dan lain sebagainya.
Istilah norma memiliki dua kemungkinan arti. Suatu norma budaya adalah suatu konsep yang diharapkan ada. Kadang norma statis dianggap sebagai kebudayaan yang nyata. Norma satis sering disebut sebagai suatu ukuran dari perilaku yang sebenarnya, disetujui atau tidak. Norma kebudayaan adalah seperangkat perilaku yang diharapkan suatu citra kebudayaan tentang bagaimana seharusnya seseorang bersikap.

Pandangan Etnosentrisme

Etnosentrisme bisa diartikan sebagai pandangan bahwa kelompoknya sendiri adalah pusat dari segalanya dan semua kelompok lain dibandingkan dan dinilai sesuai dengan standar kelompok sendiri

Pandangan Xenosentrisme

Istilah xenosentrisme berarti suatu pandangan yang lebih menyukai hal-hal yang berbau asing. Ini adalah kebalikan dari etnosentrisme.

Relativisme Kebudayaan

Nilai manusai terletak pada kepribadiannya, karena kepribadian merupakan ciri atau watak seorang individu yang konsisten mendasari perilaku individu tersebut. Kepribadian sendiri meliputi kebiasaan, sikap, dan sifat yang khas dimiliki seseorang. Kebiasaan, sikap, dan sifat itulah yang dapat diukur bagaimana baik dan buruknya, benar dan salahnya, serta pantas dan tidak pantasnya. Sedangkan ukuran mengenai baik dan buruk, benar dan salah, pantas dan tak pantas kita sebut dengan nilai. Jadi hal inilah yang menjadi alasan mengapa nilai manusia terletak pada kepribadiannya, bukan pada pangkat, kekayaan, dan lain sebagainya.

Karakter masyarakat Indonesia yang merupakan manifestasi dari falsafah hidup bangsa Indonesia, antara lain:

  1.  Sifat dekat dengan Tuhan
  2.  Sifat berpegang teguh pada pribadi bangsa
  3.  Sifat mementingkan unsur jiwa rasa
  4.  Sifat mementingkan unsur immaterial
  5.  Sifat artistik
  6.  Sifat prasojo (bersahaja).

Manusia adalah makhluk sosial dan makhluk pribadi. Secara kodrati, manusia merupakan mahluk monodualis. Artinya selain sebagai mahluk individu, manusia berperan juga sebagai mahluk sosial. Sebagai mahluk individu, manusia merupakan makhluk ciptaan Tuhan yang terdiri atas unsur jasmani (raga) dan rohani (jiwa) yang tidak dapat dipisahkan.

II.

1.  Jelaskan mengenai hakekat manusia, baik manusia sebagai individu maupun manusia sebagai makhluk sosial!

Manusia sebagai makhluk individu artinya tiap manusia berhak atas milik pribadinya sendiri dan bisa disesuaikan dengan lingkungan sekitar.
Manusia sebagai makhluk sosial artinya manusia membutuhkan orang lain dan lingkungan sosialnya sebagai sarana untuk bersosialisasi dan berinteraksi.

2.   Keragaman budaya di Indonesia memicu berbagai permasalahan, jelaskan mengenai masalah budaya yang terjadi di Indonesia!

Secara umum masalah-masalah yang bisa timbul akibat keberagaman budaya di antaranya adalah sebagai berikut :

  • Primordialisme: Ikatan kekerabatan (darah dan keluarga) dan kesamaan suku bangsa, daerah, bahasa dan adat-istiadat yang bersifat sentimen kedaerahan, kesukuan, keagamaan dan hal-hal lain yang bersifat inklusif. Misalnya orang sunda akan memiliki ikatan kuat terhadap daerah dan kebudayaannya. Orang islam akan memiliki ikatan yang kuat terhadap islamnya, demikian juga dengan agama atau suku bangsa lainnya akan memiliki ikatan-ikatan itu.
  • Konflik dan Integrasi Bangsa: Contoh beberapa kali konflik yang terjadi akibat dari pertentangan antara suku bangsa dan perbedaan ideologi, diantaranya yaitu pemberontakan Republik Maluku Selatan (RMS); pemberontakan di Aceh; pemberontakan yang dilakukan GPK Papua; pertikaian antara suku bangsa Madura suku bangsa Dayak; kerusuhan di Poso dan Ambon, dan sebagainya.
  • Stereotif Etnis (Suku Bangsa): Stereotipe adalah penilaian terhadap seseorang hanya berdasarkan persepsi terhadap kelompok di mana orang tersebut dapat dikategorikan. Stereotipe merupakan jalan pintas pemikiran yang dilakukan secara intuitif oleh manusia untuk menyederhanakan hal-hal yang kompleks dan membantu dalam pengambilan keputusan secara cepat.
  • Etnosentrisme: Etnosentrisme merupakan pandangan bahwa kelompoknya sendiri adalah pusat dari segalanya dan semua kelompok lain dibandingkan dan dinilai sesuai dengan standar kelompok sendiri.
  • Diskriminasi: Diskriminasi yaitu perlakuan yang tidak seimbang terhadap perorangan, atau kelompok, berdasarkan sesuatu, biasanya bersifat kategorikal, atau atribut-atribut khas, seperti berdasarkan ras, kesukubangsaan, agama, atau keanggotaan kelas-kelas social.

3.  Jelaskan mengenai sistem nilai budaya terkait dengan masalah pokok kehidupan manusia!

Sistem Nilai Budaya memiliki 5 masalah pokok menurut Kluckhohn dalam Pelly (1994), yaitu:

1. Hakekat Hidup
Masyarakat dipengaruhi oleh kebudayaan-kebudayaan dalam memahami arti dari hidup.Sebagai contoh dalam Buddha, hidup itu buruk dan manusia harus mencapai Nirvana.
2. Hakekat kerja atau karya manusia
Ada beberapa yang menganggap kerja adalah sesuatu yang harus dilakukan untuk bertahan dalam kehidupan (survival). Namun, ada yang bekerja untuk mendapatkan pangkat, jabatan, bahkan ada yang berpikir bekerja untuk meninggikan prestasi. Bukan harta yang dicari, namun status sosial yang dimiliki setiap individu.
3. Hakekat kedudukan manusia dalam ruang dan waktu
Masalah ini memilik fokus dalam waktu. Ada budaya yang harus menganggap penting masa lampau, ada yang memperhatikan masa kini adalah yang terpenting sebagai tujuan perjuangannya, dan ada budaya yang melihat jauh ke depan.
4. Hakekat hubungan manusia dengan alam sekitar.
Masalah ini menyangkut kepercayaan bahwa alam itu dahsyat dan mengenai kehidupan manusia. Sebaliknya ada yang menganggap alam sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa untuk dikuasai manusia.
5. Hakekat dari hubungan manusia dengan manusia sesamanya
Masalah yang ke lima menyangkut tentang interaksi antar manusia. Banyak kebudayaan hubungan ini tampak dalam bentuk orientasi berfikir, cara bermusyawarah, mengambil keputusan dan bertindak.

SP Pertemuan 7

PERTANYAAN

I.    Bacalah materi Pertemuan 7, kemudian berilah rangkuman atau ringkasan dari materi tersebut.

II.  Menurut Saudara apakah keadilan di Indonesia sudah kita rasakan? Ceritakan tentang kondisi masyarakat Indonesia saat ini!

STATUS – 100% Tercapai

KETERANGAN – Saya sudah mengerjakan soal Pertemuan 7

PEMBUKTIAN –

I.

Adil bersifat kodrati yang sudah dibekalkan Tuhan kepada manusia, karena manusia adalah makhluk budaya maka hanya manusia yang dapat menciptakan keadilan dan menghapus kesewenang-wenangan.  Setiap manusia dapat melihat perlakuan adil dari sudut pandang masing-masing, sehingga tanggapannya tidak mungkin sama atau berbeda. Adil adalah tidak sewenang-wenang terhadap diri sendiri maupun kepada pihak lain, jadi konsep adil berlaku untuk diri sendiri sebagai individu, pihak lain sebagai anggota masyarakat, kepada alam lingkungan dan terhadap Tuhan sang Pencipta. Dengan demikian orang yang adil adalah orang yang sesuai dengan standar hukum baik hukum agama, hukum positif (hukum negara), maupun hukum sosial (hukum adat) yang berlaku. Dengan demikian orang yang adil selalu bersikap imparsial, suatu sikap yang tidak memihak kecuali kepada kebenaran.

Keadilan menurut Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan diartikan sebagai titik tengah antara kedua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit. Menurut pendapat yang lebih umum dikatakan bahwa keadilan itu adalah pengakuan dan perlakuan yang seimbang antara hak-hak dan kewajiban. Keadilan terletak pada keharmonisan menuntut hak dan menjalankan kewajiban. Atau dengan kata lain, keadilan adalah keadaan bila setiap orang memperoleh apa yang menjadi hak nya dan setiap orang memperoleh bagian yang sama dari kekayaan bersama. 

Ada berbagai macam pendapat tentang keadilan, diantaranya adalah : 1. Keadilan legal menurut moral Plato bebahwa keadilan dan hukum merupakan substansi rohani umum dari masyarakat yang membuat dan menjadi kesatuannya. 2. Keadilan distributif Aristoteles berpendapat bahwa keadilan akan terlaksana bilamana hal-hal yang sama diperlakukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama diperlakukan tidak sama (justice is done when equels are treated equally). 3. Keadilan komutatif Keadilan ini bertujuan untuk memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum. Bagi Aristoteles pengertian keadilan ini merupakan asas pertalian dan ketertiban dalam masyarakat.
Permasalahan ketidakadilan sosial pada hakekatnya berakar pada egoisme pribadi serta egoisme kelompok. Nafsu memiliki kekayaan-kekayaan material yang tidak dibatasi dengan peraturan-peraturan hukum yang jelas dan tegas merupakan hambatan utama bagi perwujudan keadilan sosial. Peraturan-peraturan hukum dapat berfungsi secara efektif jika hakikat keberadaannya dimengerti secara mendalam baik oleh para pemimpin masyarakat maupun oleh para anggota masyarakat di mana peraturan-peraturan itu diterapkan.
Adanya batas-batas real kepemilikan material merupakan faktor penentu tegaknya keadilan sosial. Keberpihakan pada kaum lemah dan miskin adalah wujud nyata dari keadilan sosial. Dengan sikap keberpihakan pada kaum lemah ini, kaum kaya akan selalu tergugah hatinya untuk mewujudkan tanggung jawab sosialnya terhadap sesama manusia yang kurang beruntung ini. Dengan demikian terkadang karena material seseorang dapat diuntungkan juga dapat dirugikan.

II.  Menurut Saudara apakah keadilan di Indonesia sudah kita rasakan? Ceritakan tentang kondisi masyarakat Indonesia saat ini!

II.

Di Indonesia saat belum semua dapat merasakan keadilan. Misalnya dalam proses pengurusan barang atau sesuatu yang berhubungan dengan identitas diri (KTP, SIM, Dll) beberapa dari kita mungkin mengenal orang yang bekerja di perusahaan tersebut sehingga sangat mudah diperoleh, berbeda dengan orang yang tidak mempunyai kenalan sama sekali, sehingga ada ketidakadilan yang terjadi disini, juga selain itu Adanya batas-batas real kepemilikan material merupakan faktor penentu tegaknya keadilan sosial. Dengan demikian terkadang karena material seseorang dapat diuntungkan juga dapat dirugikan. Hal tersebut yang banyak terjadi di Masyarakat Indonesia, meskipun demikian tidak hanya Indonesia, setiap negara pasti memiliki permasalahan yang serupa.

SP Tugas Pertemuan 6

PERTANYAAN

I.    Bacalah materi Pertemuan 6, kemudian berilah rangkuman atau ringkasan dari materi tersebut.

II.  1.  Mengapa manusia harus menerima tanggung jawab?

2.  Jelaskan tentang bentuk Tanggung Jawab Sosial mahasiswa ditengah persoalan bangsa yang sangat komplek ini!

3.   Manakah yang harus didahulukan Tanggung jawab kepada diri sendiri atau Tanggung jawab kepada masyarakat? Berilah contohnya!

4.  Dalam Bertanggung jawab apakah membutuhkan pengorbanan?

5.  Kepemimpinan adalah tanggung jawab. Bentuk tanggung jawab seperti apakah yang harus diwujudkan oleh Pemimpin yang baik?

SELAMAT MENGERJAKAN DAN TERIMA KASIH.

STATUS – 100% Tercapai

KETERANGAN – Saya sudah mengerjakan soal Pertemuan 6

PEMBUKTIAN –

I. Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Dalam hubungannya dengan manusia lain, lingkungan, dan Tuhan, manusia dituntut untuk memenuhi kewajiban serta haknya. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya.

Tanggung jawab timbul karena adanya kesadaran atau pengertian atas segala perbuatannya bagi diri sendiri, orang lain, lingkungan, dan Tuhan. Timbulnya kesadaran itu sendiri karena manusia hidup bermasyarakat dan juga hidup di lingkungan alam. Tanggung jawab adalah ciri manusia yang beradab. Manusia merasa dirinya bertanggung jawab karena dia menyadari akibat perbuatannya salah atau benar.

Dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara terdapat bermacam-macam tanggung jawab diantaranya adalah :

  1. Tanggung Jawab Terhadap Diri Sendiri
  2. Tanggung Jawab Kepada Bangsa Dan Negara
  3. Tanggung Jawab Terhadap Tuhan
  4. Tanggung Jawab Terhadap Keluarga
  5. Tanggung Jawab Terhadap Masyarakat
  6. Tanggung Jawab Terhadap Alam Lingkungan

Dalam Ensiklopedia Umum, istilah “tanggung jawab” diartikan sebagai kewajiban dalam melakukan tugas tertentu. Tanggung jawab memang layak dituntut dari setiap manusia karena manusia adalah makhluk yang berakal budi, yang mempunyai pengertian serta kebebasan. Berkat terang akal budi, manusia tahu membedakan mana yang baik dan mana yang buruk baginya. Berkat kebebasan, manusia mampu memilih tindakan yang cocok dengan kebaikan yang dikehendakinya. Karena itu hanya manusia yang dapat dimintai pertanggunjawaban atas tindakan-tindakan yang diperbuatnya. Orang yang mengerti arti hidup akan senantiasa menunjukkan tanggung jawabnya dengan melakukan tindakan-tindakan demi kebaikan diri dan orang lain. Ada pula yang mengartikan tanggung jawab sebagai sesuatu yang menjadi kewajiban atau keharusan untuk dilakukan.

II.

1. Mengapa manusia harus menerima tanggung jawab?

Tanggung jawab bermakna jaminan dan janji. Tanggung jawab seseorang atas sesuatu artinya hal tersebut berada dalam tanggungannya, dalam janjinya, dalam jaminan serta konsistensinya. Karena itu tatkala manusia berjanji untuk melakukan sesuatu maka pada hakikatnya ia menerima bahwa tanggung jawab pelaksanaan dan pemenuhan janji tersebut berada di pundaknya.

2. Jelaskan tentang bentuk Tanggung Jawab Sosial mahasiswa ditengah persoalan bangsa yang sangat komplek ini!

Dalam kehidupan sosial tentu humanitas mahasiswa benar-benar harus peka terhadap masalah-masalah sosial yang terjadi, tidak membiarkan berbagai macam penindasan dan kehancuran yang dilakukan oleh berbagai macam oknum-oknum yang sering kali berdampak buruk bagi kemajuan bangsa

3. Manakah yang harus didahulukan Tanggung jawab kepada diri sendiri atau Tanggung jawab kepada masyarakat? Berilah contohnya!

Tanggung jawab terhadap diri sendiri menuntut kesadaran  setiap orang untuk memenuhi kewajibannya  sendiri dalam mengembangkan  kepribadian  sebagai  manusia pribadi.

Contoh : Sebagai seorang pelajar kita haruslah mengerti dan menyadari posisi kita untuk senantiasa belajar dan mengerjakan segala pekerjaan rumah dengan penuh dedikasi, karena hal-hal seperti itulah yang akan mempengaruhi kesuksesan kita sendiri pada akhirnya. Hal-hal tersebut tidak ada kaitannya sama sekali dengan orang lain, karena yang menentukan jalan hidup kita, masa depan kita adalah kita sendiri.

4. .  Dalam Bertanggung jawab apakah membutuhkan pengorbanan?

Iyah karena setiap tanggung jawab membutuhkan pengorbanan, sebagai contoh Seorang ibu rela mengesampingkan keinginannya dalam membeli sesuatu untuk dirinya sendiri, demi membeli kebutuhan anak-anaknya, meskipun hanya keinginan kecil, seorang ibu mengorbankan waktu istirahatnya untuk menjaga anaknya.

5. Kepemimpinan adalah tanggung jawab. Bentuk tanggung jawab seperti apakah yang harus diwujudkan oleh Pemimpin yang baik?

Seorang pemimpin yang bisa berlaku adil dan bisa mengayomi rakyatnya karena pada dasarnya setiap manusia itu pemimpin atas dirinya sendiri dan harus bertanggungjawab dari padanya. Dan karena begitu pentingnya kedudukan pemimpin, maka wajib kita taat pada pemimpin itu, selama tidak menyuruh pada hal -hal yang maksiat dan haram taat jika pemimpin itu menyuruh pada yang maksiat.

 

 

July 2017
M T W T F S S
« Jun   Sep »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Archives