Home » Uncategorized

Category Archives: Uncategorized

Tugas Pertemuan 14 [M. Nizar Ayubi]

Pertanyaan 

1. Faktor-faktor apa yang menyebabkan kemajemukan masyarakat Indonesia? Jelaskan pengertian dari masyarakat multikultural, sifat atau karakteristik dari masyarakat multikultural!

2. Masalah krusial yang dapat timbul akibat keanekaragaman dan perubahan kebudayaan diantaranya adalah kesenjangan multidimensional. Jelaskan bentuk-bentuk kesenjangan multidimensional tersebut!

3. Konflik seringkali terjadi / timbul akibat keanekaragaman dan perubahan kebudayaan. Faktor-faktor  apa saja yang biasanya seringkali memicu terjadinya konflik pada masyarakat majemuk?

4. Sebut dan jelaskan lima faktor pendukung terbentuknya integrasi sosial di Indonesia!

5. Mengapa integrasi sosial sangat sulit terjadi dalam masyarakat majemuk seperti Indonesia ?

SELAMAT MENGERJAKAN!

Status : 100%

Keterangan : Saya dikerjakan

Pembuktian:

1. Faktor-faktor apa yang menyebabkan kemajemukan masyarakat Indonesia? Jelaskan pengertian dari masyarakat multikultural, sifat atau karakteristik dari masyarakat multikultural!

Faktor yang menyebabkan kemajemukan masyarakat Indonesia adalah dengan adanya perbedaan atau keragaman sosial yang berdasarkan ras, suku bangsa dan agama, atau juga berdasarkan letak geografis Indonesia, latar belakang individu yang berbeda.

Masyarakat multikultural adalah suatu masyarakat yang terdiri atas banyak struktur kebudayaan.

Sifat-sifat masyarakat multikultural

  1. Terjadi segmentasi ke dalam bentuk-bentuk kelompok sub kebudayaan yang berbeda satu dengan yang lain.
  2. Memiliki struktur sosial yang terbagi-bagi ke dalam lembaga-lembaga yang bersifat non komplementer.
  3. Kurang mengembangkan konsensus diantara para anggotanya terhadap nilai-nilai yang bersifat dasar.
  4. Secara relatif sering mengalami konflik diantara kelompok yang satu dengan kelompok yang lain.
  5. Secara relatif tumbuh integrasi sosial diatas paksaan dan saling ketergantungan di bidang ekonomi.
  6. Adanya dominasi politik oleh satu kelompok atas kelompok-kelompok yang lain.

 

2. Masalah krusial yang dapat timbul akibat keanekaragaman dan perubahan kebudayaan diantaranya adalah kesenjangan multidimensional. Jelaskan bentuk-bentuk kesenjangan multidimensional tersebut!

  1. Kesenjangan aspek kemasyarakatan, Mencakup penyelenggaraan organisasi sosial, system politik, dan system hukum.
  2. Kesenjangan geografis, antara pulau jawa dan pulau-pulau Indonesia lainnya kecuali Bali. Kesenjangan sosiogegrafis antara pulau jawa dan pulau-pulau Indonesia lainnya pada umumnya diakui sebagai kesenjangan dalam hal kepadatan penduduk, kemajuan pendidikan dan tingkat kemakmuran, serta keterlibatan dalam komunikasi serta telekomunikasi nasional maupun internasional.
  3. Kesenjangan ekonomi, Perkembangan indsutrialisasi yang terkonsentrasi di pulau jawa telah memperbesar kesenjangan jawa dan luar jawa.
  4. Kesenjangan antara mayoritas dan minoritas. Kesenjangan itu adalah sebagai berikut :
  • Kesenjangan antara pribumi dan nonpribumi, terkait dengan penguasaan ekonomi oleh golongan nonpri yang sering menimbulkan konflik etnis.
  • Esenjangan antara penganur agama mayoritas dan penganut agama minoritas yang jua banyak menimbulkan konflik bernuansa agama.
  • Kesenjangan antara kaya dan miskin, terkait dengan masalah kecemburuan sosial.
  • Kesenjangan dalam bidang sosiokultural yang menyangkut struktur piramida kekuasaan.

 

3. Konflik seringkali terjadi / timbul akibat keanekaragaman dan perubahan kebudayaan. Faktor-faktor  apa saja yang biasanya seringkali memicu terjadinya konflik pada masyarakat majemuk?

  1. Latar belakang historis : Sejarah nenek moyang Indonesia: Mengenai asal usul ras di Indonesia.
  2. Kondisi geografis : Indonesia terdiri atas ribuan pulau. Sehingga mengisolasi dan terjadi amalgamasi di masing-masing pulau, menyebabkan perbedaan suku bangsa (etnis).
  3. letak Indonesia yang strategis : Antara dua samudra dan benua : keanekaragaman agama karena pengaruh budaya asing.
  4. kondisi iklim yang berbeda : Keanekaragaman cara hidup masyarakat Indonesia. Perbedaan curah hujan dan perbedaan kesuburan tanah, timbul perbedaan pertanian.

 

4. Sebut dan jelaskan lima faktor pendukung terbentuknya integrasi sosial di Indonesia!

1. Faktor Internal :

  • Kesadaran diri sebagai makhluk sosial
  • Tuntutan kebutuhan
  • Jiwa dan semangat gotong royong

2. Faktor External :

  • Tuntutan perkembangan zaman
  • Persamaan kebudayaan
  • Terbukanya kesempatan berpartisipasi dalam kehidupan bersama
  • Persaman visi, misi, dan tujuan
  • Sikap toleransi
  • Adanya konsensus nilai
  • Adanya tantangan dari luar

3. Homogenitas Kelompok, Dalam masyarakat yang kemajemukannya rendah, integrasi sosial akan mudah dicapai

4. Besar Kecilnya Kelompok, Dalam kelompok kecil integrasinya lebih mudah.

5. Mobilitas Geografis, Adaptasi sangat diperlukan mempercepat integrasi.

6. Efektivitas Komunikasi, Komunikasi yang efektif akan mempercepat integrasi.

7. Integrasi antara dua hati

 

5. Mengapa integrasi sosial sangat sulit terjadi dalam masyarakat majemuk seperti Indonesia ?

  1. Masyarakat Indonesia yang heterogen (beraneka ragam) yang memungkinkan adanya perbedaan kebudayaan, bahasa, agama, ras dan suku bangsa
  2. Lemahnya nilai-nilai budaya bangsa akibat kuatnya pengaruh budaya asing yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa, baik melewati kontak langsung maupun kontak tidak langsung. Kontak langsung, antara lain melalui unsur-unsur pariwisata, sedangkan kontak tidak langsung, antara lain melalui media cetak atau media elektronik.
  3. Wilayah negara yang begitu luas, terdiri atas ribuan kepulauan yang dikelilingi oleh lautan luas.
  4. Adanya paham “etnosentrisme” di antara beberapa suku bangsa yang menonjolkan kelebihan-kelebihan budayanya dan menganggap rendah budaya suku bangsa lain. Sehingga mereka merasa enggan untuk mengakui keberadaan suku bangsa yang lain.
  5. Masih besarnya ketimpangan dan ketidakmerataan pembangunan dan hasil-hasil pembangunan menimbulkan berbagai rasa tidak puas dan keputusasaan di masalah SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar-golongan), gerakan separatisme dan kedaerahan, demonstrasi dan unjuk rasa.
  6. Besarnya kemungkinan ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan yang merongrong keutuhan, kesatuan dan persatuan bangsa, baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri.

Tugas -Rika uli putri

Pertanyaan :

test

Tugas Pertemuan 12 [M. Nizar Ayubi]

Peetanyaan :

1.  Mengapa kita perlu mempelajari dan memahami masalah kependudukan dan lingkungan hidup?

2.  Jelaskan pernyataan berikut ini: “Pertumbuhan penduduk yang tinggi disuatu daerah bisa menjadi modal atau beban pembangunan bagi daerah yang bersangkutan.”

3.  Jelaskan mengapa di Indonesia migrasi regional lebih penting untuk dikaji dan di telaah dibandingkan dengan migrasi internasional?

4.  Apa yang dimaksud dengan urbanisasi dan jelaskan factor-faktor yang mempengaruhi tingginya urbanisasi di Indonesia?

5.  Bagaimanakah mengatasi kemacetan yang sering terjadi di daerah perkotaan?

SELAMAT MENGERJAKAN!

Status : 100%

Keterangan : Sudah dikerjakan

Pembuktian :

1.  Mengapa kita perlu mempelajari dan memahami masalah kependudukan dan lingkungan hidup?

Masalah kependudukan yang dihadapi bangsa – bangsa di dunia ternyata tidak hanya masalah kependudukan tetapi juga masalah lingkungan hidup. Masalah lingkungan hidup ini muncul sebagai akibat penduduk yang bertambah cepat yang mengakibatkan ekspoitasi sumber daya alam sebagai unsur lingkungan hidup semakin besar akibat munculnya masalah lingkungan hidup berupa kerusakan unsur – unsur lingkungan hidup (tanah, air, udara, sumber daya alam). Itu semua terjadi karena sikap dan budaya penduduk terhadap kelestarian linkungan kurang dipersiapkan melalui aspek pendidikan seperti halnya penanganan masalah kependudukan, oleh karena itu di Indonesia muncul program pendidikan kependudukan dan lingkungan hidup (PKLH), dalam hal ini pendidikan kependudukan dan lingkungan hidup bisa dibedakan tetapi tidak bisa dipisahkan.

Agar anak didik memiliki pengertian dan kesadaran mengenai faktor – faktor penyabab perkembangan penduduk yang cepat serta interaksi yang erat antara perkembangan penduduk dengan program pembangunan untuk menaikan taraf hidup rakyat.
Agar anak didik memiliki pengertian dan kesadaran akan sebab akibat dari besar – kecilnya keluarga terhadap situasi kehidupan dalam lingkungan keluarga dan masyarakat.
Agar anak didik memiliki pengetahuan, sikap dan perilaku yang rasional dan bertanggung jawab dalam menghadapi masalah kependudukan dan lingkungan baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat, kawasan lokal nasional maupun global.

 

2.  Jelaskan pernyataan berikut ini: “Pertumbuhan penduduk yang tinggi disuatu daerah bisa menjadi modal atau beban pembangunan bagi daerah yang bersangkutan.”

Pertumbuhan penduduk yang tinggi yang dapat menimbulkan berbagai masalah kehidupan sosial seperti kurangnya lapangan kerja sehingga menyebabkan tingginya angka pengangguran, orang menganggur berarti tidak berpenghasilan akibatnya menderita kemiskinan dan ini berarti menjadi beban bagi pembangunan masyarakat setempat.
Dampak dari besarnya pengangguran dan kemiskinan menyebabkan munculnya kriminalitas seperti penipuan, pencurian, pemerasan, perampokan, dan lain-lain. Jumlah penduduk yang selalu bertambah berakibat kesempatan memperoleh pendidikan, kesehatan dan fasilitas lainya susah menjangkaunya, selain itu pertumbuhan penduduk yang tinggi bisa menyebabkan ketidakseimbangannya antara kebutuhan dengan fasilitas dan jaminan-jaminan yang tersedia. Apabila pertumbuhan penduduk masih menunjukan kecenderungan yang tinggi maka akan berpengaruh negatif terhadap kehidupan manusia dan lingkungan. Oleh sebab itu perlu usaha untuk menurunkan pertumbuhan penduduk dengan program keluarga berencana (family planning) dan menunda usia pernikahan wanita hingga berumur 20 tahun atau lebih sehingga masa reproduksi semakin rendah.

 

3.  Jelaskan mengapa di Indonesia migrasi regional lebih penting untuk dikaji dan di telaah dibandingkan dengan migrasi internasional?

Migrasi adalah perpindahan penduduk dengan tujuan untuk menetap dari suatu tempat ke tempat lain melewati batas administratif (migrasi internal) atau batas politik/negara (migrasi internasional). Dengan kata lain, migrasi diartikan sebagai perpindahan yang relatif permanent dari suatu daerah (negara) ke daerah (negara) lain. Jenis migrasi adalah pengelompokan migrasi berdasarkan dua dimensi penting dalam analisis migrasi, yaitu dimensi ruang/daerah (spasial) dan dimensi waktu.
Migrasi internasional adalah perpindahan penduduk dari suatu negara ke negara lain. Migrasi internasional merupakan jenis migrasi yang memuat dimensi ruang. Migrasi internal adalah perpindahan penduduk yang terjadi dalam satu negara, misalnya antarpropinsi,antarkota/kabupaten, migrasi dari wilayah perdesaan ke wilayah perkotaan atau satuan administratif lainnya yang lebih rendah daripada tingkat kabupaten/kota, seperti kecamatan dan kelurahan/desa. Migrasi internal merupakan jenis migrasi yang memuat dimensi ruang.

Tinjauan migrasi regional sangat penting dilakukan dari pada migrasi internasional karena terutama terkait dengan kepadatan dan distribusi penduduk yang tidak merata yang ada di daerah migrasi regional, adanya faktor-faktor pendorong dan penarik bagi penduduk untuk melakukan migrasi, kelancaran sarana transportasi antar wilayah, dan pembangunan wilayah dalam kaitannya dengan desentralisasi pembangunan pada daerah migrasi regional.

 

4.  Apa yang dimaksud dengan urbanisasi dan jelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi tingginya urbanisasi di Indonesia?

Urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari desa atau daerah ke kota. Urbanisasi terjadi karena adanya anggapan bahwa kota adalah tempat untuk merubah nasib,tempat untuk mencari penghidupan yang lebih baik dan tempat untuk mencari kesenangan.
Urbanisasi merupakan salah satu indikator dari tingkat kemajuan ekonomi suatu negara atau wilayah. Persebaran penduduk yang tidak merata antara desa dengan kota akan menimbulkan berbagai permasalahan kehidupan sosial kemasyarakatan. Ada beberapa hal yang menyebabkan terjadinya urbanisasi di Indonesia, diantaranya:

Faktor Penarik Terjadinya Urbanisasi

Kehidupan kota yang modern dan mewah
Sarana dan prasarana kota yang lebih lengkap
Banyak lapangan pekerjaan di kota
Di kota banyak gadis cantik dan laki-laki ganteng
Pengaruh buruk sinetron Indonesia
Pendidikan sekolah dan perguruan tinggi jauh lebih baik dan berkualitas

Faktor Pendorong Terjadinya Urbanisasi

Lahan pertanian yang semakin sempit
Merasa tidak cocok dengan budaya tempat asalnya
Menganggur karena tidak banyak lapangan pekerjaan di desa
Terbatasnya sarana dan prasarana di desa
memiliki keinginan yang kuat untuk menjadi orang kaya

Faktor – faktor yang mempengaruhi tingginya urbanisasi di Indonesia 

a. Adanya arus migrasi desa ke kota
Hasil dugaan menunjukkan bahwa migrasi desa-kota dipengaruhi secara nyata oleh upah riel relatif sektor industri, jumlah penduduk desa usia produktif, dummy wilayah dan perubah lagi endogennya. Upah riel relatif sektor industri lebih mempengaruhi proses migrasi desa-kota daripada upah riel sektor pertanian. Hal ini menunjukkan bahwa upah industri lebih menjadi perhatian para migran untuk bermigrasi. Selain itu, faktor usia juga merupakan faktor penting yang mendorong seseorang untuk bermigrasi. Hasil dugaan menunjukkan bahwa migrasi desa-kota akan meningkat jika penduduk desa usia produktif naik. Ditinjau dari nilai elastisitasnya maka migrasi desa-kota lebih responsif terhadap perubahan tingkat pengangguran di perkotaan daripada di pedesaan.

Jika kita mengkategorikan faktor upah riel relatif sektor industri dan tingkat pengangguran di perkotaan sebagai faktor penarik (pull-factor) untuk bermigrasi dan faktor upah riel sektor pertanian serta tingkat pengangguran di pedesaan sebagai faktor pendorong (pusfactor) , maka hasil penemuan ini menunjukkan bahwa migrasi desa-kota lebih disebabkan oleh adanya faktor penarik dari perkotaan daripada faktor pendorong yang ada di pedesaan

b .Adanya pertumbuhan penduduk alami
Pertumbuhan penduduk alami adalah selisih angka kelahiran dan angka kematian penduduk pada suatu daerah.

c. Reklasifikasi wilayah
Reklasifikasi, yaitu perubahan status suatu desa (lokalitas), dari lokalitas rural menjadi lokalitas urban, sesuai dengan kriteria yang ditetapkan dalam Sensus oleh Badan Pusat Statistik.

5.  Bagaimanakah mengatasi kemacetan yang sering terjadi di daerah perkotaan?

  • Penyediaan sarana transportasi umum yang layak. Hal ini dilakukan untuk menarik para penggunan jalan raya agar beralih dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum.
  • Larangan tegas bagi pedagang kaki lima yang berjualan di pinggir jalan dan parkir liar yang sering kali menghambat laju kendaraan.
  • Meningkatkan kapasitas jalan, misalnya: memperlebar jalan, menambah lajur lalu lintas jika memungkinkan, mengurangi konflik di persimpangan dengan membatasi arus belok kanan.
  • Pembatasan kendaraan pribadi, Kebijakan ini memang tidak populer, namun jika kemacetan semakin parah maka harus dilakukan manajemen lalu lintas yang lebih ekstrim

Tugas Pertemuan 11 [M. Nizar Ayubi]

Pertanyaan :

1.  Lingkungan hidup seperti apa yang Saudara inginkan? Menurut Saudara apa manfaat lingkungan hidup itu? Adakah dampak  negatif lingkungan hidup itu kepada kita? “Lingkungan hidup harus diperlakukan secara tidak adil.” Jelaskan pernyataan tersebut!

2.  Bagaimana seharusnya peranan organisasi masyarakat yang berkecimpung dalam pelestarian lingkungan hidup? Demikian juga bagaimana seharusnya peranan pemerintah dalam proses pelestarian lingkungan hidup?

3.  Bagaimana mengurangi global warming?

4.  Ada peran negatif masyarakat dalam pengrusakan lingkungan hidup. Jelaskan faktor- faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya kerusakan lingkungan hidup?

5.  Meskipun sudah diberi peringatan, namun masih ada saja orang yang kadang membabak hutan secara liar. Menurut Saudara, apa yang seharusnya pemerintah lakukan ketika hutan terancam gundul?

6.  Menurut Saudara, kira-kira 50 tahun ke depan bagaimana dunia ini jika pengrusakan lingkungan sering terjadi?

SELAMAT MENGERJAKAN!

Status :  100% Tercapai

Keterangan :  Sudah dikerjakan

Pembuktian :

1.  Lingkungan hidup seperti apa yang Saudara inginkan? Menurut Saudara apa manfaat lingkungan hidup itu? Adakah dampak  negatif lingkungan hidup itu kepada kita? “Lingkungan hidup harus diperlakukan secara tidak adil.” Jelaskan pernyataan tersebut!

Lingkungan hidup yang segar , sejuk , bersih, asri, bebas polusi dan tatanan lingkungan tertata rapi.

Manfaat dari lingkungan hidup

1Sebagai penghasil sandang, pangan, papan
2.Lingkungan hidup Srbagai tempat makhluk hidup bersosial (sebagai media bersosialisasi dan berinteraksi dengan makhluk hidup atau manusia lainnya.
3. Sebagai sumber energi makhluk hidup
4. Sebagai media ekosistem (sebagai sumber alam seperti flora dan fauna yang dapat dilindungi dan dilestarikan).
5. Manfaat yang sangat jelas sekali adalah sebagai tempat beraktivitas makhluk hidup.

Dampak Negatif :
  1. Pencemaran lingkungan
  2. Pemanasan global
  3. Dapat merusak lingkungan hidup
  4. Pencemaran atmosfer karena menipisnya lapisan ozon akibat polusi
  5. Merusak hutan karena membuka lahan untuk industri
  6. Rusaknya SDA ( sumber daya alam )

2.  Bagaimana seharusnya peranan organisasi masyarakat yang berkecimpung dalam pelestarian lingkungan hidup? Demikian juga bagaimana seharusnya peranan pemerintah dalam proses pelestarian lingkungan hidup?

Masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan hidup adalah sebagai berikut:

  1. Menjalankan program penanaman seribu pohon.
  2. Tidak membuang limbah ke sungai atau laut.
  3. Mengurangi pencemaran udara.
  4. Tidak melakukan perburuan liar dan perusakan alam.
  5. Melakukan sosialisasi lingkungan hidup.

Pemerintah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup adalah sebagai berikut:

  1. Mencanangkan program pembangunan berkelanjutan.
  2. Mengeluarkan UU tentang lingkungan hidup.
  3. Membentuk Badan Pengendalian Lingkungan.

3.  Bagaimana mengurangi global warming?

  1. Melakukan penghematan listrik.
  2. Menanam pohon atau reboisasi.
  3. Tidak menebang pohon di hutan sembarangan.
  4. Menggunakan Energi Alternatif.
  5. Tidak menggunakan alat yang menghasilkan gas CFC / peralatan pendingin udara.
  6. Mengurangi penggunaan kendaraan bahan bakar fosil.
  7. Melakukan Reuse, Reduce dan Recycle.

4.  Ada peran negatif masyarakat dalam pengrusakan lingkungan hidup. Jelaskan faktor- faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya kerusakan lingkungan hidup?

  1. Terjadinya pencemaran (pencemaran udara, air, tanah, dan suara) sebagai dampak adanya kawasan industri.
  2. Terjadinya banjir, sebagai dampak buruknya drainase atau sistem pembuangan air dan kesalahan dalam menjaga daerah aliran sungai dan dampak pengrusakan hutan.
  3. Terjadinya tanah longsor, sebagai dampak langsung dari rusaknya hutan.

5.  Meskipun sudah diberi peringatan, namun masih ada saja orang yang kadang membabak hutan secara liar. Menurut Saudara, apa yang seharusnya pemerintah lakukan ketika hutan terancam gundul?

Pemerintah perlu adanya melakukan pengawasan serta perlindungan terhadap hutan yang terancam gundul dengan penghijauan untuk menjaga kelestarian hutan tersebut dan dengan penambahan pengawasan ketat oleh polisi hutan ataupun masyarakat sekitar.

6.  Menurut Saudara, kira-kira 50 tahun ke depan bagaimana dunia ini jika pengrusakan lingkungan sering terjadi?

  1. Pemanasan global
Dampak yang akan terjadi jika bumi terus mengalami pemanasan global, dapat diprediksi sebagai berikut :
  • Pencairan es di kutub
  • Perubahan iklim
  • Terjadinya penurunan produksi pangan di setiap negara sehingga akan mempengaruhi ekspor dan impor komoditas pertanian
  • Berkembangnya wabah penyakit, contohnya nyamuk yang berkembang biak di lingkungan yang hangat akibatnya menambah panjang masa penyakit demam berdarah.

2. Hujan asam (acid rain)

  • Kelebihan zat asam pada danau akan mengakibatkan sedikitnya species yang bertahan. Jenis plankton dan invertebrate merupakan mahkluk yang paling pertama mati akibat pengaruh pengasaman.
  • Kadar SO2 / Sulfur dioksida yang tinggi di hutan menyebabkan noda putih atau coklat pada permukaan daun, jika hal ini terjadi dalam jangka waktu yang lama akan menyebabkan kematian tumbuhan tersebut.
  • Sulfur dioksida yang dihasilkan oleh hujan asam juga dapat bereaksi secara kimia di dalam udara, dengan terbentuknya partikel halus suphate, yang mana partikel halus ini akan mengikat dalam paru-paru yang akan menyebabkan penyakit pernapasan. Selain itu juga dapat mempertinggi resiko terkena kanker kulit karena senyawa sulfat dan nitrat mengalami kontak langsung dengan kulit.
  • Hujan asam juga dapat mempercepat proses pengkaratan dari beberapa material seperti batu kapur, pasir besi, marmer, batu pada diding beton serta logam.

3. Penipisan Lapisan Ozon.

  • Penipisan lapisan ozon akan menyebabkan lebih banyak sinar radiasi ultra ungu memasuki bumi. Radiasi ultra ungu ini dapat membuat efek pada kesehatan manusia, memusnahkan kehidupan laut, ekosistem, mengurangi hasil pertanian dan hutan.

Tugas Pertemuan 10 [M. Nizar Ayubi]

Pertanyaan

I. Buatlah ringkasan materi lesson 10.

II. 1. Bagaimana cara menyelesaikan konflik budaya dalam perusahaan?

2. Apakah yang dimaksud dengan integrasi sosial ?

3. Mengapa integrasi sosial sangat sulit terjadi dalam masyarakat majemuk seperti Indonesia ?

4. Mengapa di negara kita sering terjadi konflik sosial ?

5. Mekanisme seperti apa yang dapat dipakai untuk menyelesaikan sebuah konflik sosial ?

SELAMAT MENGERJAKAN

Status : 100%

Keterangan : Sudah dikerjakan

Pembuktian :

I.

Sosiologi harus dikupas dari akarnya yaitu manusia sebagai individu dan sebagai makhluk sosial. Manusia diciptakan Tuhan sebagai mahluk yang paling mulia. Sejak lahir Tuhan mengkaruniai manusia akal budi. Akal budi diciptakan untuk berfikir, berkehendak, dan merasa.

Ilmu pengetahuan merupakan pengetahuan (knowledge) yang tersusun secara sistematis dengan menggunakan kekuatan pemikiran, dan pengertahuan itu dapat dikontrol oleh orang lain atau umum (obyektif). Atau ilmu pengetahuan bisa dirumuskan apabila memiliki beberapa elemen (unsur) yang menjadi suatu kebulatan, yaitu pengetahuan (knowledge) yang tersusun secara sistematis dan menggunakan pemikir bersifat obyektif (dapat dikontrol secara kritis oleh umum).

Pengetahuan adalah kesan di dalam pikiran manusia sebagai hasil penggunaan panca inderanya. Misalnya, pengetahuan jenis-jenis tumbuh-tumbuhan, jenis-jenis hewan, pengetahuan mengenai berbagai benda seperti kain, minyak wangi, pengetahuan mengenai cara pembuatan tempe, dan lain sebagainya.

Tidak semua pengetahuan merupakan suatu ilmu, hanya pengetahuan yang tersusun sistematis saja yang merupakan ilmu pengetahuan. Sistem tadi merupakan suatu konstruksi yang abstrak dan teratur sehingga merupakan keseluruhan yang terangkai. Menggunakan pemikiran : ilmu pengetahuan yang tersusun secara sistematis menggunakan kekuatan pemikiran, yang selalu dapat diperiksa dan ditelaah dengan kritis (obyektif).

Ilmu Pengetahuan sendiri dikelompokkan dalam 2 (dua) macam :

1. Ilmu Pengetahuan murni (pure science).Ilmu pengetahuan murni bertujuan untuk membentuk dan mengembangkan ilmu pengetahuan secara abstrak, untuk mempertinggi mutunya, tanpa menggunakannya langsung dalam masyarakat.

2.   Ilmu Pengetahuan Terapan (applied science). Ilmu pengetahuan terapan merupakan ilmu pengetahuan yang bertujuan untuk mempergunakan dan menerapkan ilmu pengetahuan tersebut dalam masyarakat. Misalnya : ilmu pengetahuan tentang berbagai seni, sebagaian besar dipergunakan dan diterapkan langsung.

Kata “sosiologi” berasal dari kata socius dan logosSocius berasal dari kata Latin yang berarti kawan atau berkumpul; dan logos berasal dari kata Yunani yang berarti ilmu atau pelajaraan. Jadi berdasar asal katanya sosiologi diartikan ilmu tentang hidup bersama atau ilmu tentang masyarakat.

Peter L. Berger mendefinisikan sosialisasi sebagai “a process by which a child learns to be a participant member of society” (Sunarto, 1993:27). (proses melalui mana seorang anak belajar menjadi seorang anggota yang berpartisipasi dalam masyarakat). Wright mendefinisikan sosialisasi sebagai proses ketika individu mendapatkan kebudayaan kelompoknya dan menginternalisasikan (sampai tingkat tertentu) norma-norma sosialnya, sehingga membimbing orang itu untuk memperhitungkan harapan-harapan orang lain.(Wright, 1988:182).

 

II.

  1. Bagaimana cara menyelesaikan konflik budaya dalam perusahaan?

– Membentuk suatu system informasi yang terstruktur, agar tidak terjadi kesalahan dalam komunikasi. Misalnya, dengan membuat papan pengumungan atau pengumuman melalui loudspeaker.
– Buat komunikasi dua arah antara atasan dan bawahan menjadi lancar dan harmonis, misalnya dengan membuat rapat rutin, karena dengan komunikasi yang dua arah dan intens akan mengurangi masalah di lapangan
– Beri pelatihan dalam hal komunikasi kepada atasan dan karyawan, pelatihan akan memberikan pengetahuan dan ilmu baru bagi setiap individu dalam organisasi dan meminimalkan masalah dalam hal komunikasi

2. Apakah yang dimaksud dengan integrasi sosial ?

Integrasi sosial adalah suatu proses penyatuan antara dua unsur atau lebih yang mengakibatkan terciptanya suatu keinginan yang berjalan dengan baik dan benar. Lebih lanjut jika kita masukkan ke dalam kehidupan sosial, integrasi sosial dapat diartikan sebagai suatu proses mempertahankan kelangsungan hidup masyarakat sebagai sebuah sistem.

 

3. Mengapa integrasi sosial sangat sulit terjadi dalam masyarakat majemuk seperti Indonesia ?
(1) Tinggi nya tingkat primordialisme
(2) Tingkat diferensiasi yang tinggi
(3) Kurang nya kesadaraan akan persatuan
(4) Terlalu banyak perbedaan dalam segala aspek kehidupan
(5) Memiliki pemikiran, prinsip, tradisi yang sangat jauh berbeda

 

4. Mengapa di negara kita sering terjadi konflik sosial ?

Karena secara garis besar struktur sosial masyarakat Indonesia terbagi kedalam berbagai suku bangsa, agama, maupun golongan yang beragam.

Menurut J. Ranjabar hal-hal yang dapat menjadi penyebab terjadinya konflik pada masyarakat Indonesia adalah sebagai berikut :

1)      Apabila terjadi dominasi suatu kelompok terhadap kelompok lain, contohnya adalah konflik yang terjadi di Aceh dan Papua.
2)      Terdapat persaingan dalam mendapatkan mata pencaharian hidup antara kelompok yang berlainan suku bangsa. Contohnya konflik yang terjadi di Sambas
3)      Terjadi pemaksaan unsur-unsur kebudayaan dari warga sebuah suku terhadap warga suku bangsa lain. Contohnya konflik yang terjadi di Sampit.
4)      Terdapat potensi konflik yang terpendam, yang telah bermusuhan secara adat. Contohnya konflik antar suku di pedalaman Papua

 

5. Mekanisme seperti apa yang dapat dipakai untuk menyelesaikan sebuah konflik sosial ?
Terdapat berbagai mekanisme dan cara pendekatan yang dapat digunakan untuk menyelesaikan konflik sosial, misalnya

  • Mediasi, yang dilakukan dengan cara mengundang pihak ketiga yang tidak terlibat masalah dan bersifat netral, dimana pihak ketiga ini dapat memberikan saran-saran dan pertimbangan yang boleh diterima ataupun tidak, namun mungkin dapat memberi pencerahan bagi kedua pihak yang bertikai dan bleum enemukn solusi
  • Konsiliasi, yaitu ketika kedua pihak sepakat untuk menyerhkan pembahasan permasalahan ini pada lembaga lain yang otonom, demokratis, monopolistis, dan siap berperan untuk membantu proses penyelesaian masalah
  • Arbitrasi, dimana kedua pihak meminta pihak ketiga untuk memberikan penyelesaian masalah yang HARUS diterima oleh kedua belah pihak yang sedang berselisih

Dampak Globalisasi Budaya Bagi Generasi Muda Indonesia

pertanyaan :

Uraian di atas memperlihatkan pengaruh negatif masuknya budaya asing yang dapat ikut menyumbangkan kehancuran moral generasi muda Indonesia. Berilah penjelasan yang terperinci atas langkah-langkah apa yang harus saudara lakukan untuk mengantisipasi pengaruh negatif masuknya budaya asing terhadap nilai-nilai nasionalisme.

Status :

Tercapai 100%

Keterangan :

Sudah mengerjakan tugas dengan baik

Bukti :

Langkah- langkah untuk mengantisipasi dampak negatif globalisasi terhadap nilai- nilai nasionalisme antara lain yaitu :

1. Menumbuhkan semangat nasionalisme yang tangguh, misal semangat mencintai produk dalam negeri.

2. Menanamkan dan mengamalkan nilai- nilai Pancasila dengan sebaik- baiknya.

3. Menanamkan dan melaksanakan ajaran agama dengan sebaik- baiknya.

4. Mewujudkan supremasi hukum, menerapkan dan menegakkan hukum dalam arti sebenar- benarnya dan seadil- adilnya.

5. Selektif terhadap pengaruh globalisasi di bidang politik, ideologi, ekonomi, sosial budaya bangsa.

Dengan adanya langkah- langkah antisipasi tersebut diharapkan mampu menangkis pengaruh globalisasi yang dapat mengubah nilai nasionalisme terhadap bangsa. Sehingga kita tidak akan kehilangan kepribadian bangsa.|

Dampak Globalisasi Budaya Bagi Generasi Muda Indonesia

Langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mengantisipasi pengaruh negatif masuknya budaya asing terhadap nilai-nilai nasionalisme : 

  1. Menumbuhkan semangat nasionalisme yang tangguh, misal semangat mencintai produk dalam negeri
  2. Menanamkan dan mengamalkan nilai- nilai Pancasila dalam kehidupan
  3. Membekali diri dan melaksanakan ajaran agama dengan sebaik- baiknya.
  4. Mewujudkan supremasi hukum, menerapkan dan menegakkan hukum dalam arti sebenar- benarnya dan seadil- adilnya.
  5. Memilah dan memilih terhadap pengaruh globalisasi di bidang politik, ideologi, ekonomi, sosial budaya bangsa

Dampak Globalisasi Budaya Bagi Generasi Muda Indonesia ( Fadhli aqmar amajida )

masih banyak di antara masyarakat awam kita yang mengartikan “kebudayaan” sebagai “kesenian”, meskipun sebenarnya kita semua memahami bahwa kesenian hanyalah sebagian dari kebudayaan. Hal ini tentulah karena kesenian memiliki bobot besar dalam kebudayaan, kesenian syarat dengan kandungan nilai-nilai budaya, bahkan menjadi wujud dan ekspresi yang menonjol dari nilai-nilai budaya.

Cara Mengantisipasi Dampak Negatif Masuknya Budaya Asing
Globasisasi adalah suatu proses tatanan masyarakat mendunia, dimana batas wilayah bukan lagi hambatan yang berarti. Hubungan antar bangsa berlangsung lebih aktif. Setiap bangsa pun tidak menutup diri dari bangsa lain. Indonesia ssebagai bangsa yang terbuka harus siap menerima pengaruh tersebut.
Negara yang berhasil mewujudkan globalisasi harus dapat memanfaatkan globalisasi dalam segi kehidupan tetapi juga harus mampu menyaringnya melalui ideologi bangsa yang kokoh, dengan begitu negara tersebut akan berkembang secara cepat. Sebaliknya, apabila ketahanan ideologi dan pandangan hidup suatu bangsa rapuh, globalisasi justruakan membuat jati diri bangsa tersebut memudar.
Dibawah ini merupakan beberapa hal yang harus dilakukan untuk antisipasi dampak budaya asing.

1) Menyeleksi dan menyaring nilai-nilai budaya asing
Nilai-nilai budaya asing yang sesuai dengan bangsa kita dapat diserap sehingga akan memperkaya nilai budaya bangsa kita, sedangkan yang kita tinggalkan untuk itu, hal-hal yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut:
a. Meningkatkan kesetiaan kita kepada ideologi nasional (Pancasila).
b. Mengembangkan sikap kekeluargaan dan gotong royong.
c. Mengenali dan mengembangkan nilai seni budaya.
2) Memelihara dan mengembangkan kebudayaan nasional
Memelihara dan mengembangkan budaya nasional sebagai jati diri bangsa dengan cara mengirimkan misi kebudayaan dan kesenian dari suatu daerah keluar negeri.

3) Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
Dalam rangka membangun masyarakat yang adil dan makmur yang tetap berkepribadian indonesia, kita harus tetap beriman dn bertaqwa kepada tuhan yang maha esa.

Dampak Globalisasi Budaya Bagi Generasi Muda Indonesia (Muhammad Zainal Arifin)

Pertanyaan :

Globalisasi Budaya membawa dampak yang cukup besar dalam kehidupan generasi muda Indonesia saat ini. Dari semua budaya asing yang masuk menyusupi rangka kehidupan tidak semuanya membawa dampak positif bagi generasi muda saat ini. Banyaknya tindak kejahatan yang terjadi saat ini merupakan salah satu bukti dari gagalnya generasi muda membedakan baik buruknya budaya asing yang masuk.Tindak kriminal, narkoba, tawuran, perkosaan, pergaulan bebas terjadi karena generasi muda meniru kebudayaan asing yang menurut mereka sudah tidak tabu lagi untuk diikuti. Teknologi internet maupun handphone tidak digunakan secara semestinya, misal untuk membuka situs-situs porno. Rasa sosial terhadap masyarakat menjadi hilang karena mereka lebih memilih sibuk dengan menggunakan handphonenya. Fenomena inilah yang terjadi pada generasi muda saat ini akibat tidak bisa memilah budaya asing yang masuk. Pondasi utama masalah ini adalah arus globalisasi yang tak bisa dibendung lagi yang begitu kuat dan cepat merasuk ke dalam sendi-sendi kehidupan masyarakat terutama di kalangan generasi muda. Pengaruh globalisasi tersebut telah membuat banyak anak muda kehilangan kepribadian dan jati diri sebagai bangsa Indonesia. Hal ini ditunjukkan dengan gejala- gejala yang muncul dalam kehidupan sehari-hari anak muda sekarang: Mulai dari cara berpakaian yang berdandan layaknya selebritis yang cenderung ke budaya Barat. Mereka menggunakan pakaian yang minim, bahan yang memperlihatkan bagian tubuh yang seharusnya tabu untuk diperlihatkan, gaya rambut dicat beraneka warna. Kesemua prilaku ini menunjukkan nilai nasionalisme cenderung berkurang karena tidak ada rasa cinta terhadap budaya bangsa sendiri dan rasa peduli terhadap masyarakat. Padahal generasi muda adalah penerus masa depan bangsa. Tentu sudah bisa dibayangkan apa yang akan terjadi dimasa mendatang jika generasi muda yang nantinya akan mengisi kehidupan bermsyarakat nasional kehilangan rasa bangga memiliki jiwa Indonesia.

Uraian di atas memperlihatkan pengaruh negatif masuknya budaya asing yang dapat ikut menyumbangkan kehancuran moral generasi muda Indonesia. Berilah penjelasan yang terperinci atas angkah-langkah apa yang harus saudara lakukan untuk mengantisipasi pengaruh negatif masuknya budaya asing terhadap nilai-nilai nasionalisme

Status : Tercapai 100%

Keterangan : Telah mengerjakan assigment yang telah di berikan

Bukti :

– Mengantisipasi dampak negatif budaya asing.

  1. Menurut saya, pertama adalah faktor agama kita harus membentengi diri kita dengan keimanan pada agama. Kita boleh mengenal budaya asing tetapi jangan sampai berlebihan ketika mengenalnya sampai kita melupakan diri kita sendiri.
  2. Lalu kedua dari faktor diri sendiri, kita sebagai pemuda harus pandai menganalisa, menerima dan menyaring budaya asing mana yang masuk kedalam diri generasi muda indonesia. Yang baik bisa kita terima pengaruhnya, yang berlebihan dan mengakibatkan dampak negatif sebaiknya kita hindari. Karena tidak terlalu penting juga untuk kita sebagai generasi muda yang membuang waktu hanya untuk kegiatan yang negatif saja.
  3. Yang ketiga bisa dari faktor lingkungan, pada faktor lingkungan pasti banyak sekali yang akan mengenalkan kita pada sesuatu hal yang baru, seperti budaya asing. Menurut saya, kita harus pintar menyaring apa yang baik untuk kita dan apa yang tidak baik untuk kita.
  4. Mendaur ulang budaya asing yang negatif dan kita rubah menjadi hal positif sepertinya bisa berpengaruh untuk generasi muda. Pasalnya, tidak semua budaya asing itu buruk dan negatif. Kita bisa mencari celah positifnya dibalik dampak negatifnya.
  5. Menyeleksi dan menyaring nilai-nilai budaya asing
    Nilai-nilai budaya asing yang sesuai dengan bangsa kita dapat diserap sehingga akan memperkaya nilai budaya bangsa kita, sedangkan yang kita tinggalkan untuk itu, hal-hal yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut:
    a. Meningkatkan kesetiaan kita kepada ideologi nasional (Pancasila).
    b. Mengembangkan sikap kekeluargaan dan gotong royong.
    c. Mengenali dan mengembangkan nilai seni budaya.
  6. Memelihara dan mengembangkan kebudayaan nasional
    Memelihara dan mengembangkan budaya nasional sebagai jati diri bangsa dengan cara mengirimkan misi kebudayaan dan kesenian dari suatu daerah keluar negeri. Selain itu, dapat dilakukan dengan menayangkan dan menyiarkan kebudayaan dan kebudayaan nasional melalui berbagai media, mengadakan seminar membahas kebudayaan daerah sebagai budaya nasional, serta pelestarian dan pewarisan dan pewarisan daerah yang dapat mendorong persatuan dan kesatuan bangsa.
  7. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa Dalam rangka membangun masyarakat yang adil dan makmur yang tetap berkepribadian indonesia, kita harus tetap beriman dn bertaqwa kepada tuhan yang maha esa. Dalam menjalani tuntutan era globalisasi, kita tetap mampu berdiri kokoh sebagai bangsa dengan ideologi dan pandangan hidup nasional yang tangguh serta kebudayaan nasional yang yang luhur.Budaya asing yang masuk ke indonesia membawa dampak yang sangat besar dalam kehidupan generasi muda saat ini.Tidak semua budaya asing membawa dampak positif bagi generasi muda saat ini,untuk itu kita sebagai generasi muda harus dapat memilah-milah budaya asing yang masuk ke indonesia.Dalam menyikapi kebudayaan yang masuk kita harus berupaya menanggulanginya agar jati diri kita sebagai anak bangsa tidak rusak.Banyaknya tindak kejahatan yang terjadi saat ini juga tidak lepas dari budaya asing yang masuk, tindak kriminal, narkoba,tawuran, perkosaan, pergaulan bebas terjadi karena generasi muda kita meniru kebudayaan asing yang menurut mereka sudah tidak tabu lagi untuk diikuti. Inilah fenomena yang terjadi pada generasi muda kita saat ini akibat tidak bisa memilah budaya asing yang masuk.Dalam hal ini pemerintah dan juga kita sebagai generasi muda mulai saat ini, jangan begitu saja menerima budaya asing yang masuk agar generasi muda Indonesia tidak hancur dan kita semua dapat membangun Indonesia menjadi negara yang Maju tanpa pengaruh budaya asing.
  • Pengaruh Globalisasi Terhadap Nilai-Nilai Nasionalisme Globalisasi adalah suatu proses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah.Globalisasi pada hakikatnya adalah suatu proses dari gagasan yang dimunculkan, kemudian ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa- bangsa di seluruh dunia. (Menurut Edison A. Jamli dkk.Kewarganegaraan.2005)
August 2018
M T W T F S S
« May    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Archives